TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Pasar SUV bergaya boxy di Indonesia mulai diramaikan oleh pendatang baru.
Salah satunya adalah iCar V23 yang mengusung desain retro modern dan menyasar konsumen yang gemar mempersonalisasi kendaraan.
Sebagai informasi, iCar resmi hadir di Indonesia melalui pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Februari 2026.
Head of Marketing untuk iCAR Indonesia Metta Yunita mengatakan, jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) iCar V23 sejauh ini masih sesuai target perusahaan.
Baca juga: Kenaikan BI Rate Bakal Dongkrak Cicilan Mobil, iCar Percaya Diri Target Penjualan akan Tercapai
"Untuk SPK sejauh ini masih sesuai dengan harapan kita. Kemarin kita di IIMS itu dapat sekitar 300 unit dan setiap bulannya bertambah, masih within our hope lah untuk respon dari masyarakat," tutur Metta dalam agenda iCar V23 Media Test Drive, Bogor, Jawa Barat, Kamis (21/5/2026).
Dengan SPK yang sudah dikantongi, pengiriman unit pertama untuk varian standar atau tipe OG dijadwalkan mulai dilakukan pada Juni 2026.
"Kita akan melakukan delivery untuk yang tipe standar atau biasa orang kenal tipe OG, itu sekitar bulan Juni," ungkap Metta.
Metta menjelaskan, iCar V23 akan hadir dalam dua pilihan sistem penggerak di Indonesia, yakni Intelligent Wheel Drive (IWD) dan Rear Wheel Drive (RWD), dengan tipe OG dan Pro.
Perusahaan juga menyediakan tipe edisi spesial bernama Pro Plus yang hanya hadir di Indonesia sejumlah 23 unit. Khusus pengiriman tipe Pro Plus sudah dilakukan pada April lalu.
"Untuk sejauh ini seperti yang waktu itu sudah pernah kita introduce, akan masuk tipe yang IWD atau Intelligent Wheel Drive dan juga yang RWD atau Rear Wheel Drive," ucapnya.
Lebih lanjut, Metta mengungkapkan salah satu daya tarik utama iCar V23 bagi konsumen adalah potensi modifikasi dan personalisasi kendaraan.
Menurutnya, banyak calon pembeli melihat mobil tersebut sebagai kendaraan hobi atau lifestyle, bukan semata kendaraan keluarga.
"Kita sempat juga ngobrol sama beberapa customer dan memang customer yang sudah SPK di IIMS atau yang setelah IIMS, itu memang memiliki ketertarikan karena mobil ini bisa dimodif," katanya.
Ia menilai keterbukaan informasi di internet membuat konsumen semakin mudah mencari referensi mengenai mobil tersebut dan potensi personalisasinya.
Baca tanpa iklan