News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Perlu Diluruskan, Mitos soal Perempuan Plus Size Ini Termasuk Body Shaming

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Parapuan Foto 2021-07-16 03:00:22

Parapuan.co – Kawan Puan, ada beberapa mitos soal perempuan plus size yang tumbuh subur di masyarakat.

Sayangnya mitos soal perempuan plus size ini sering menimbulkan kesalahpahaman dan bisa memicu perempuan kurang percaya diri dan kurang mencintai dirinya.

Mitos soal perempuan plus size ini kemudian sering dikaitkan dengan BMI atau Body Mass Index.

Baca Juga: 3 Anggapan Salah Kaprah Soal Body Positivity yang Beredar Luas

Sering kali perempuan plus size dinilai tidak sehat hanya karena angka BMI menunjukkan kategori kelebihan berat badan atau obesitas.

Hal ini dijelaskan lebih lanjut oleh Keith Devlin, seorang direktur Stanford Mathematics Outreach Project in the Graduate School of Education.

“BMI seharusnya tidak digunakan untuk menghitung kadar lemak seseorang,” ungkapnya pada Your Tango.

Lebih lanjut Keith Devlin menjelaskan bahwa BMI diciptakan oleh seorang ahli matematika, bukan seorang ahli di bidang medis.

Selain itu, BMI juga merupakan cara cepat untuk mengukur tingkat obesitas populasi umum untuk membantu pemerintah dalam mengalokasikan sumber daya, beratus tahun yang lalu.

Kawan Puan, terlepas dari perempuan plus size yang dinilai tidak sehat karena angka BMI, ternyata ada beberapa mitos yang perlu diluruskan, seperti yang dilansir dari Your Tango.

Pasalnya mitos soal perempuan plus size ini tergolong body shaming lo!

Yuk ketahui agar kelak kita tidak menjadi pelaku body shaming, baik ke anggota keluarga maupun teman atau orang lain di medis sosial!

Baca Juga: Rekomendasi 3 Produk Swimwear Lokal Modis dan Stylish Untuk Plus Size

1. Perempuan plus size perlu olahraga dan diet ketat

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini