Gangguan panik mengakibatkan seseorang merasa ketakutan yang tiba-tiba dan intens, serta menyebabkan serangan panik.
Selama serangan panik, gejalanya seperti berkeringat, nyeri dada, tersedak, dan detak jantung berdebar (palpitasi).
Baca Juga: Tak Perlu Sedih Berlarut, Ini Pelajaran Berharga dari Penolakan yang Kamu Dapat
3. Gangguan kecemasan sosial
Gangguan kecemasan sosial atau fobia sosial membuat seseorang merasa takut luar biasa akan situasi sosial sehari-hari.
Orang dengan fobia sosial khawatir akan penilaian orang, merasa malu, dan berusaha menjadi sempurna.
4. Fobia
Fobia mengakibatkan seseorang mengalami ketakutan yang intens terhadap benda atau situasi tertentu, misalnya ketinggian atau hewan melata.
Ketakutan tersebut mengembangkan ketakutan atau jijik yang melebihi batas dan mencoba menghindarinya.
5. Agoraphobia
Seseorang dengan agoraphobia memiliki ketakutan berada di tempat yang sulit untuk melarikan diri atau mendapatkan bantuan jika terjadi keadaan darurat.
Misalnya, panik atau cemas saat berada di pesawat terbang, transportasi umum, atau berdiri dalam antrean orang banyak.
6. Obsesive compulsive disorder (OCD)
OCD menyebabkan seseorang merasa panik dengan melakukan tindakan sama yang berulang-ulang.
Baca tanpa iklan