Baca Juga: Jawaban Pakar soal Anggapan Minum Air Putih Bisa Melembapkan Kulit
Polyglutamic Acid vs Hyaluronic Acid
Menurut Michelle Wong, PGA memiliki kekuatan untuk mempertahankan kelembapan kulit empat kali lebih besar daripada Hyaluronic Acid.
Hal tersebut disebabkan karena PGA memiliki ukuran molekul yang lebih besar daripada Hyaluronic Acid.
Selain itu, PGA juga bisa membantu kulit dalam memproduksi lebih banyak kandungan Hyaluronic Acid.
Baca Juga: Bisakah Pelembap Menggantikan Fungsi Serum? Ini Jawaban Pakar
Seperti diketahui, kulit kita mampu memproduksi Hyaluronic Acid secara alami. Lain halnya dengan PGA yang hanya bisa kita dapatkan dari produk perawatan tambahan.
“PGA enggak hanya bantu melembapkan kulit seperti HA, tapi kandungan ini juga bisa membantu kulit dalam mengurangi penguapan,” jelas Michelle Wong.
Ketenaran PGA sebagai kandungan skincare memang baru-baru ini muncul. Hal itu disebabkan karena PGA kandungan ini memang belakangan ini digunakan sebagai bahan skincare.
Selain itu, biaya untuk mendapatkan kandungan PDA juga lebih mahal dibandingan Hyaluronic Acid yang terdapat secara alami di kulit kita.
Sebagai peneliti produk kecantikan, Michelle Wong membenarkan bahwa PGA lebih baik daripada Hyaluronic Acid dalam melembapkan kulit.
Namun, ia tak ingin membandingkan kedua kandungan ini sebagai kompetitor.
“Daripada menyebutnya sebagai pesaing, saya lebih setuju menyebut kedua kandungan ini sebagai teman baik,” ujarnya.
Baca tanpa iklan