Menurut Ochoa, "Agar berhasil, kamu harus fokus pada umpan balik negatif karena itu akan membantumu melihat di mana branding kamu tertinggal dan apa yang dapat dilakukan."
Namun, Andrew mengungkapkan bahwa umpan balik positif juga penting, karena itu membuat kamu terus terdorong untuk maju.
5. Gunakan visual
Orang cenderung lebih berhubungan dengan apa yang mereka lihat. Demikian pula, mereka cenderung lebih terlibat dengan konten jika itu adalah video atau gambar.
Baca Juga: Apa Itu Personal Branding? Ini Manfaatnya untuk Pengembangan Karier
“Untuk memperkuat branding kamu, sangat disarankan menggunakan visual untuk menyampaikan kontenmu,” jelas Ochoa.
Selaras dengan itu, personal branding kamu cukup kuat dan baik atau tidak, hal itu bergantung pada seberapa baik kamu memanfaatkan media sosial.
Nah, sederet tips memperkuat personal branding di atas, manakah yang sudah kamu lakukan? (*)
Baca tanpa iklan