Puisi di drama Korea Chicago Typewriter diambil dari salah satu karya Charles Spurgeon.
Makna puisi di drama Korea ini adalah tentang jika kamu ingin melakukan suatu hal, maka lakukan hal itu sekarang juga. Sebelum semuanya terlambat dan ada hanya rasa penyesalan.
Seperti ini penggalan puisi berjudul Lazines itu:
When the roses bloom and your heart flutters,//give me that smile of yours.//If there's a song you have to sing,//sing it now.
When your sun goes down,//it'll be too late for you to sing it.//Sing your song right at this moment.
5. Goblin
Puisi di drama Korea yang terakhir berasal dari Goblin, menceritakan seorang laki-laki yang jatuh cinta pertama kali pada seorang perempuan.
Laki-laki itu tidak memiliki kekuatan untuk berpaling dari perempuan pujaan hati, layaknya kita tidak bisa menolak gravitasi bumi.
Baca Juga: Merayakan Hari Literasi Internasional, Rekomendasi Seri Buku Cerita Mamah Muda
Puisi itu diberi judul Physics of Love dengan isi seperti berikut ini:
Baca tanpa iklan