Dosis ini juga umumnya ditoleransi dengan baik dan bisa menunjukkan hasilnya dalam melawan tanda penuaan serta garis halus lebih cepat, dalam waktu sekitar delapan minggu.
"Dalam uji klinis dan pengalaman pribadi saya dengan pasien, konsentrasi retinol yang lebih tinggi lebih dari 0,5 persen belum terbukti lebih efektif dan sering menyebabkan peradangan dan kekeringan, menyebabkan orang berhenti menggunakan retinol sepenuhnya," kata Dr. Ciraldo lagi.
Pilihan Konsentrasi Retinol untuk Kulit Gelap
Ternyata, warna asli kulit kita juga bisa memengaruhi pilihan konsentrasi retinol yang akan digunakan.
Lebih tepatnya, Kawan Puan yang punya kulit lebih gelap tidak boleh menggunakan retinol dengan konsentrasi melebihi 0,5 persen.
Tak hanya itu, para pemilik kulit yang lebih gelap harus selalu melapisi bahan aktif ini dengan pelembap yang mengandung lipid.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Serum Retinol Lokal di Sociolla untuk Cegah Tanda Penuaan
"Warna kulit yang lebih gelap memiliki lebih banyak melanosit (sel penghasil pigmen), dan kekuatan retinol yang agresif meningkatkan peradangan dan kekeringan, yang bisa meningkatkan aktivitas melanosit dan pigmen," kata Dr. Ciraldo.
Penting untuk dicatat bahwa retinol dengan konsentrasi di atas 0,5 persen justru akan menyebabkan hiperpigmentasi pada warna kulit yang lebih gelap.
Kombinasi Retinol dengan Bahan Aktif Lain
Dr. Ciraldo menyarankan untuk tidak menggabungkan retinol dengan bahan aktif yang bersifat eksfolian lainnya seperti AHA, BHA, glicolyc, salicylic, dan L-ascorbic acid.
Hal ini dikarenakan perpaduan ini bisa menyebabkan kemerahan, pengelupasan berlebihan dan iritasi.
Diperingati juga bahwa untuk jangan pernah menggunakan retinol pada kulit yang sudah merah, teriritasi atau mengelupas.
"Jika kulit kamu umumnya kering dan bersisik, saya sarankan menggunakan retinoic esther (ester retinoat), bentuk retinoid yang lebih lembut," saran Dr. Ciraldo.
Baca tanpa iklan