"Tantangannya itu saat fundraising di saat Covid-19. Dulu sebelum pandemi kita bisa buat acara besar, seperti fashion show (untuk penggalangan dana). Tapi pas pandemi susah banget," ujarnya.
Kendati demikian tantangan tersebut tak lantas menghentikan langkah Dr. Bella dan rekannya untuk tetap menjadikan Let's Share Indonesia sebagai tempat bertumpu bagi mereka yang membutuhkan.
Baca Juga: Banyak Pekerja Terdampak Covid-19, Bagi Rata Hadirkan Wadah Bantuan Subsidi Silang
"Tapi kita enggak kehilangan akal, kita bikin acara online. Webinar online yang mana orang-orang bayar untuk hadir. Kemudian juga tetap ada penjualan batik. Sekarang juga masih ada yang berjalan yaitu kolaborasi bersama Iwan Tirta," ujar Dr. Bella.
Di sisi lain, sebagai salah satu pendiri, Dr. Bella juga mengaku harus siap merogoh koceknya untuk keadaaan-keadaan yang genting.
"Suatu kali kita enggak ada (donatur), yah kita sebagai pengurus yang harus ngeluarin duit semua," ceritanya.
Hal ini ia rela lakukan sebagai bentuk komitmen untuk membantu sesama yang membutuhkan dan keseriusannya membangun Let's Share Indonesia.
"Karena memang saya bikin ini (Let's Share Indonesia) dari hati," ujarnya mantap.
Namun, apapun pengorbanan yang dilakukan olehnya dan rekan-rekan pengurus Let's Share Indonesia, diakui Dr. Bella bahwa saat pasien tersebut bisa mendapatkan pengobatan ia turut merasakan kebahagiaan.
"Dan ketika mendengar mereka (pasien anak) bisa sekolah lagi, bisa hidup normal lagi, saya senang. Itu artinya apa yang kita lakukan bisa memberikan dampak positif, memberikan new hope, untuk anak-anak itu," paparnya bangga.
Tujuh tahun sudah Let's Share Indonesia berdiri dan berhasil melewati tantangan pandemi yang sempat membuat kegiatan terhambat.
Baca tanpa iklan