News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hidup Lebih Berkah dengan Perencanaan Keuangan yang Tepat, Begini Tips dari Ahli

Penulis: Yussy Maulia
Editor: Sheila Respati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Prinsip keuangan berbasis syariah, salah satu kunci hidup berkah.

Parapuan.co – Kawan Puan, terkadang kehidupan memang tidak berjalan sesuai dengan kemauan dan rencana. Kenyataan tersebut sering kali membuat Kawan Puan merasa kekurangan dan tidak pernah puas dengan apa yang sudah dimiliki.

Misalnya, Kawan Puan selalu merasa gaji yang diterima setiap bulan tidak pernah cukup untuk memenuhi kebutuhan. Di sisi lain, Kawan Puan tidak mempertimbangkan pengeluaran dengan bijak demi memenuhi hal-hal yang sebenarnya bukan kebutuhan utama.

Mindset “serba merasa kekurangan” tersebut dapat membuat hidup Kawan Puan menjadi kurang berkah. Pasalnya, Kawan Puan menjadi kurang bersyukur atas segala hal yang dimiliki, termasuk dalam hal keuangan.

Hal itu disampaikan oleh Perencana Keuangan Dasar, Syariah, Bisnis, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Rista Zwestika CFP, dalam acara Arisan Parapuan yang bekerja sama dengan Jago Syariah. Arisan yang bertajuk “Relationship with Money: Atur Keuangan Lebih Tenang dan Berkah” tersebut diselenggarakan pada Jumat (4/11/2022).

Baca Juga: BERITA TERPOPULER LADY BOSS: Fitur Bank Digital Syariah hingga Cara Memulai Bisnis Hampers

"Uang adalah alat yang dibuat oleh manusia. Makanya, uang butuh arahan dari si pemiliknya. Jadi, kalau pemiliknya enggak tahu uangnya mau diapain, agak sedikit repot," ujar Rista dalam acara yang digelar secara online melalui aplikasi Zoom tersebut.

Oleh sebab itu, Rista menekankan pentingnya membangun "hubungan baik" dengan uang agar hidup lebih berkah dan tidak selalu merasa kekurangan. Berikut beberapa tips dari Rista.

  1. Tumbuhkan rasa bersyukur

Rista memaparkan, hal pertama yang harus dilakukan untuk membangun "hubungan yang baik" dengan uang adalah dengan menumbuhkan rasa bersyukur.

“Kalau kita tidak bersyukur, uang yang kita dapat akan selalu terasa kurang," ujar Rista.

Dengan merasa bersyukur, lanjut Rista, Kawan Puan juga akan lebih mudah dalam mengatur dan mengelola keuangan.

Baca Juga: Gaji Kurang atau Pengaturan Keuangan yang Buruk di Usia 20an? Ini Kata Seorang Brand Manager

  1. Hindari membuat anggaran keuangan yang belum tentu terwujud

Menurut Rista, salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh masyarakat Indonesia dalam mengelola uang adalah kebiasaan membuat anggaran keuangan yang belum tentu terwujud. Di sisi lain, gaji yang sudah pasti didapat setiap bulan malah diabaikan dan tidak diatur dengan tepat.

“Contohnya, Desember akan dapat uang bonus dan uang cuti. Mau ini dan itu, banyak sekali. Anggarannya sudah banyak, tetapi enggak concern dengan pendapatan yang setiap bulan rutin didapatkan. Cara mengelola uang seperti ini bisa menjebak kita dalam gaya hidup yang serba merasa kekurangan,” lanjut Rista.

  1. Pertimbangkan pengelolaan keuangan berbasis syariah

Agar lebih berkah, Rista merekomendasikan untuk melakukan perencanaan keuangan dengan prinsip berbasis syariah. Menurut dia, prinsip keuangan ini tidak hanya memperhatikan tujuan duniawi, tetapi juga kehidupan setelah duniawi agar lebih tentram dan damai.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini