"Barbie ini berfungsi sebagai pengingat bahwa kita tidak boleh meremehkan kekuatan representasi. Ini adalah langkah maju yang besar untuk inklusi dan momen yang kami rayakan," ucap Kandi Pickard, Presiden dan CEO NDSS melansir dari Independent via Parapuan.co.
Sementara itu, Ellie Goldstein dipilih jadi model untuk boneka Barbie ini karena dirinya adalah model terkenal di Inggris dengan down syndrome.
"Keanekaragaman penting bagi saya karena orang-orang perlu melihat lebih banyak orang seperti saya di dunia dan tidak disembunyikan," ucap Ellie Goldstein.
3. Fisik Digambarkan Mirip Penyandang Down Syndrome
Mattel yang telah berkonsultasi dengan NDSS berhasil menampilkan wajah dan tubuh boneka Barbie yang terlihat seperti seseorang dengan down syndrome.
Barbie baru ini punya wajah dan bentuk tubuh yang mencakup kerangka lebih pendek dan batang tubuh lebih panjang.
Baca Juga: Terinspirasi dari Barbie, Intip yuk Penampilan Billie Eilish di Met Gala 2021
Wajahnya terlihat lebih bulat, telinga lebih kecil, dan batang hidung rata dengan mata almond yang "lebih menggambarkan perempuan dengan down syndrome".
4. Kalung Liontin Salinan Kromosom ke-21
Boneka Barbie down syndrome yang dirilis oleh Mattel didesain sedemikian rupa agar bisa merepresentasikan seorang penyandang down syndrome.
Boneka ini mengenakan kalung liontin merah muda yang mewakili tiga salinan kromosom ke-21.
Kromosom ke-21 merupakan materi genetik yang bertanggung jawab atas karakteristik terkait dengan kondisi down syndrome.
Panah pada liontin identik dengan "The Lucky Few" yang menurut NDSS bertujuan mewakili "sedikit orang beruntung yang memiliki seseorang dengan down syndrome dalam hidup mereka.
5. Gaun dengan Warna Kesadaran Down Syndrome
Baca tanpa iklan