Sementara Direktur Soegeng Sarjadi School of Government, Fadjroel Rachman menilai pertarungan yang dalam bursa kandidat menteri saat ini mencerminkan 2 kelompok yang berbeda yang berada di lingkar Jokowi-JK.
"Wajah-wajah dan nama-nama lama muncul sebagai perwakilan dari kubu yang pro status quo, atau rezim lama yang ingin mempertahankan kondisi dan posisi mereka seperti sebelumnya," ujarnya.
Ia menyebutkan nama seperti Kuntoro, Arie Soemarno, maupun Karen sekalipun sebagai orang lama di lingkaran ESDM. "Toh mafia migas masih ada saat mereka menjadi pengambil keputusan disana," tegasnya.
Sementara wajah-wajah baru menurut Fadjroel relatif mewakili kubu perubahan. "Yang ingin memperjuangkan cita-cita soal kedaulatan energi, pemeberantasan mafia migas dan ingin kesejahteraan rakyat terwujud lewat berlimpahnya SDA kita di sektor ini," ujarnya.
Baca tanpa iklan