"Mereka bisa belajar apa saja tanpa mereka harus hadir di kelas, dan lingkungan sekitar mereka bisa menjadi media belajar. Ini tentu butuh kreatifitas para guru-guru kita untuk bisa menciptakan belajar konstekstual kepada anak-anak kita,” katanya.
Najmul yang juga tinggal di desa, mengkhawatirkan dengan kondisi sekarang ini akan ada karakter yang hilang dan anak-anak makin jauh dengan suasana belajar.
“Saya titip pesan jika proses belajar jarak jauh pada akhirnya menjadi media prioritas dalam proses belajar, bahwa proses pendidikan kepada anak-anak kita itu tidak hanya urusan transfer pengetahuan, tapi kita juga mentransfer akhlak dan juga mentransfer karakter bangsa kepada anak-anak kita," katanya.
Baca tanpa iklan