News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Apa Itu Teks Persuasif? Berikut Pengertian, Struktur, Kaidah Kebahasaan dan Contohnya

Penulis: Arif Fajar Nasucha
Editor: Whiesa Daniswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Apa Itu Teks Persuasif? Berikut Pengertian, Struktur, Kaidah Kebahasaan dan Contohnya

TRIBUNNEWS.COM - Pengertian teks persuasif dapat kamu simak dalam artikel ini.

Selain pengertian, dilengkapi juga struktur, contoh dan kaidah kebahasaan teks persuasif.

Menilik KBBI, teks persuasif adalah teks yang fungsi utamanya memengaruhi pendapat, perasaan, dan perbuatan pembaca.

Persuasif merupakan sifat membujuk secara halus kepada seseorang agar yakin.

Baca juga: Apa Itu Vaksin Nusantara? Ini Pengertian hingga Cara Kerja Vaksin Nusantara

Baca juga: Apa Itu Simbiosis? Berikut Pengertian dan Macam-macamnya

Ilustrasi teks bacaan (Pixabay/Hans)

Dikutip dari buku Bahasa Indonesia kelas VIII SMP/MTs Edisi Revisi 2017 karya E. Kosasih, di dalam teks persuasif terdapat pendapat-pendapat seperti halnya di dalam teks argumentatif.

Di dalam teks persuasif, baik pendapat ataupun fakta digunakan dalam rangka memengaruhi pembaca agar mau mengikuti bujukan-bujukan itu.

Suatu ajakan dalam teks persuasif ditandai dengan kata-kata harus, hendaknya, sebaiknya, usahakanlah, jangan, hindarilah, dan sejenisnya.

Baca juga: Apa Itu Toleransi? Berikut Pengertian, Prinsip, Fungsi, dan Indikatornya

Struktur teks persuasif

Adapun beberapa struktur dalam teks persuasif sebagai berikut:

a. Pengenalan isu, yakni berupa berupa pengantar atau penyampaian tentang masalah yang menjadi dasar tulisan atau pembicaraannya itu.

b. Rangkaian argumen, yakni berupa sejumlah pendapat penulis/pembicara terkait dengan isu yang dikemukakan pada bagian sebelumnya.

Pada bagian ini dikemukakan pula sejumlah fakta yang memperkuat argumen-argumennya itu.

c. Pernyataan ajakan, yakni sebagai inti dari teks persuasi yang di dalamnya dinyatakan dorongan kepada pembaca/pendengarnya untuk melakukan sesuatu.

Pernyataan itu mungkin disampaikan secara tersurat ataupun tersirat.

Adapun kehadiran argumen berfungsi untuk mengarahkan dan memperkuat ajakan-ajakan itu.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini