Lereng gunung tekanan udaranya lebih rendah dibandingkan lembah, sehingga angin bergerak dari lembah menuju lereng gunung.
Angin tersebut dikenal dengan nama angin lembah, sebaliknya pada malam hari lereng gunung suhunya lebih rendah dibandingkan dengan lembah.
Akibatnya tekanan udara di lereng gunung lebih tinggi dibandingkan dengan di bagian lembahnya, sehingga terjadilah angin gunung yang bergerak dari lereng gunung menuju lembah.
Seperti halnya angin fohn, angin gunung dan angin lembah terjadi pada gunung atau pegunungan yang tinggi.
(Tribunnews.com/Triyo)
Baca tanpa iklan