News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Materi Sekolah

Bagaimana Mekanisme Proses Pertahanan Tubuh Terhadap Benda Asing? Ini Faktor yang Mempengaruhinya

Penulis: Lanny Latifah
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi olahraga - Simak materi mengenai mekanisme pertahanan tubuh manusia terhadap benda asing, beserta faktor yang mempengaruhi sistem pertahanan tubuh.

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini penjelasan mengenai mekanisme pertahanan tubuh manusia terhadap benda asing, beserta faktor yang mempengaruhi sistem pertahanan tubuh.

Melansir Kemdikbud.go.id, Sistem imunitas merupakan sistem pertahanan atau kekebalan tubuh yang berperan dalam mengenal, menghancurkan benda-benda asing atau sel abnormal yang merugikan tubuh.

Pertahanan tubuh dapat dibagi menjadi dua, yakni pertahanan bawaan (innate immunity) dan pertahanan adaptif (acquired immunity).

Lantas, bagaimana mekanisme proses pertahanan tubuh manusia terhadap benda asing?

Baca juga: Pentingnya Protein untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh

Baca juga: Kecukupan Gizi pada Anak akan Meningkatkan Imunitas Tubuh Anak Tangkal Virus dan Bakteri

Mekanisme Pertahanan Tubuh Terhadap Benda Asing

Mekanisme pertahanan tubuh manusia meliputi pertahanan tubuh bawaan (pertahanan nonspesifik) dan pertahanan tubuh adaptif (pertahanan spesifik).

1. Pertahanan Tubuh Bawaan (Nonspesifik)

Pertahanan tubuh bawaan/sejak lahir ini disebut nonspesifik karena tidak ditujukan untuk melawan antigen tertentu tetapi memberikan respon langsung terhadap berbagai antigen untuk melindungi tubuh.

Setiap benda asing yang memasuki tubuh pertama kali akan dihadapi oleh mekanisme pertahanan nonspesifik.

Mekanisme ini memiliki dua garis pertahanan, yakni:

a. Garis Pertahanan Pertama

Garis pertahanan pertama oleh bagian eksternal (terluar) tubuh seperti kulit, membran mukosa dan zat kimia antimikroba.

- Kulit

Kulit ditutupi sel-sel epitel yang sangat rapat. Kulit yang normal tidak dapat ditembus oleh bakteri dan virus.

Mikroorganisme hanya dapat masuk melalui kulit jika sudah terluka. Kulit memiliki kondisi sedikit asam dengan pH 5 dan suhu kurang dari 37oC.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini