News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Materi Sekolah

Dampak dan Pengaruh dari Interaksi Desa dengan Kota

Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi warga kota yang mengenakan masker untuk cegah penularan infeksi virus.

TRIBUNNEWS.COM - Perubahan ruang dan interaksi antarruang dapat terjadi di lingkup desa dan kota.

Hal tersebut menimbulkan berbagai pengaruh bagi desa maupun kota.

Di Asia dan benua lainnya, perubahan ruang terlihat dari adanya alih fungsi lahan dari hutan menjadi pertanian dan permukiman, serta dari pertanian menjadi permukiman.

Perbandingan Jumlah Penduduk yang Tinggal di Desa dan di Kota

Sekitar 50 persen lahan di Asia telah berubah menjadi wilayah pertanian.

Banyak daerah di Asia berubah menjadi daerah perkotaan.

Baca juga: Dinamika Penduduk Benua Australia: Budaya Suku Asli hingga Bahasa Nasional Penduduknya

Perubahan tersebut mendorong terjadinya interaksi antarruang dalam bentuk perpindahan penduduk dari desa ke kota.

Ada sejumlah faktor yang mendorong penduduk desa di Asia pindah ke kota, yaitu alasan ekonomi seperti makin terbatasnya lapangan kerja di desa dan faktor lainnya seperti konflik, bencana alam, terbentuknya gurun (desertifi cation) dan intrusi atau masuknya air laut ke arah daratan.

Interaksi keruangan antara desa dan kota di Asia dan benua lainnya telah berdampak secara ekonomi, sosial, budaya, politik, dan pendidikan.

Adapun dampak dari interaksi desa kota adalah sebagai berikut.

1. Semakin beragamnya orientasi mata pencaharian dari yang hanya berorientasi pertanian, berkembang menjadi industri yang memanfaatkan hasil pertanian.

2. Semakin meningkatnya produktivitas pertanian dan adanya teknologi tepat guna atau cara bertani yang lebih maju.

3. Semakin baiknya sarana transportasi antara desa dan kota, sehingga memperlancar mobilitas penduduk maupun barang dari desa ke kota atau sebaliknya.

4. Budaya kota biasanya masuk ke desa, baik dalam cara berpakaian, bahasa, seni, dan sebagainya yang tidak selalu sesuai dengan budaya desa.

5. Berkembangnya media massa membuat warga desa semakin melek dengan isu-isu politik yang sedang berkembang, sehingga kesadaran politik warga desa terus meningkat.

6. Makin banyaknya guru dan sekolah dibangun di desa, sehingga tingkat pendidikan di desa meningkat.

Baca juga: Dinamika Penduduk Benua Afrika: 4 Kelompok Besar Penduduk dan Jumlah Bahasa yang Ada

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini