Dikutip dari Buku Prakarya Kelas 7 Semester 1, negara yang pertama kali mengolah bahan serat alam adalah China.
China sejak dahulu sudah menghasilkan serat sutera.
China sangat tertarik dengan serat sutera yang dihasilkan dari ulat, bahan ini diolah menjadi benang untuk kebutuhan produk tekstil.
Selain serat sutera, bahan serat alam lainnya berupa kapas.
Pada tahun 1540 SM, telah berdiri industri kapas di India.
Dalam perkembangannya, bahan serat alam digunakan di berbagai negara lainnya, seperti serat flax yang pertama digunakan di Swiss pada tahun 10000 SM.
Selain itu juga serat wol mulai digunakan orang di Mesopotamia pada tahun 1000 SM.
Selama ribuan tahun, serat flax, wol, sutera, dan kapas telah melayani kebutuhan manusia paling banyak sepanjang masa.
Pada awal abad ke-20 mulai diperkenalkan serat buatan.
Hingga saat ini, bermacam macam jenis serat buatan telah diproduksi.
Produksi bahan serat alam dari tahun ke tahun dapat dikatakan stabil.
Namun, persentase terhadap seluruh produksi serat tekstil makin lama makin menurun, mengingat kenaikan produksi bahan serat buatan yang semakin tinggi.
Hal ini disebabkan ketersediaan bahan serat alam sangat terbatas.
Untuk memproduksi bahan serat alam juga dibutuhkan iklim yang mendukung.