Kekuasaan politik dipegang oleh penguasa, dan pada saat itu, rezim menginginkan partai menang.
Sejak tahun 2004, Indonesia telah menggunakan sistem pemungutan suara yang berbeda atau mengadakan pemilihan umum yang berbeda dari sebelumnya.
Pada tahun 2004, ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla terpilih, suara mayoritas atau voting langsung oleh rakyat Indonesia mulai digunakan.
Sistem Pemilu 2004 merupakan sistem pemilu yang paling rumit sepanjang sejarah pemilu.
Yang berbeda dari sistem pemilu yang diselanggarakan sebelumnya adalah, di sistem Pemilu 2004, pemilih berhak memilih partai dan wakil rakyatnya.
Sedangkan di pemilu sebelumnya, pemilih hanya berhak memilih partainya saja, wakil rakyatnya akan ditentukan oleh partai.
Lalu, untuk bisa mencalonkan kandidat sebagai presiden, partai-partai di Pemilu 2004 harus mendapat suara kumulatif sebesar 3 persen.
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Halaman 222: Menelaah Struktur Teks Fabel
Persoalannya, beberapa pihak memanfaatkan hal ini dengan mencalonkan artis atau tokoh masyarakat terkenal sebagai wakil, padahal mereka mungkin tidak memenuhi syarat untuk itu.
Kelebihan: Pemilih bisa langsung memilih wakil yang ia rasa cocok.
Kekurangan: Banyak partai yang mulai memanfaatkan hal ini dengan mencalonkan artis dan figur-figur terkenal.
(Tribunnews.com/Linda)