News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 274 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi

Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 274 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi. Uji Kompetensi nomor 3, 4 dan 5.

TRIBUNNEWS.COM - Berikut kunci jawaban mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 10 SMA/MA/SMK/MAK halaman 274 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi.

Halaman tersebut, tercantum dalam Bab 6 yang berjudul "Berkarya dan Berekspresi Melalui Puisi".

Pada halaman 274, siswa diminta untuk mengerjakan soal Uji Kompetensi.

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 274 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi

Uji Kompetensi

Bacalah teks puisi berikut dengan saksama untuk menjawab soal nomor 1 dan 2! Pilih salah satu jawaban yang tepat!

Di tepi malam yang gelap, bintang-bintang bertanya,
Kisah apa yang terpatri dalam detak hati malam ini?
Bunyikan seruling, wahai malam yang sepi,
Agar kita bisa mendengar rahasia yang tersimpan.

3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan “detak hati malam” dalam larik kedua pada puisi tersebut!

Jawaban: “Detak hati malam” dalam larik kedua pada puisi tersebut adalah sebuah metafora yang menggambarkan suasana atau perasaan malam yang gelap dan sepi. Metafora ini menghubungkan malam dengan hati yang berdetak, yang merupakan simbol dari kehidupan, emosi, atau jiwa. Dengan menggunakan metafora ini, penyair ingin menyampaikan bahwa malam memiliki kisah atau rahasia yang terpatri dalam detak hatinya, yang hanya bisa diketahui dengan bunyi seruling. Metafora ini juga menciptakan kesan atau imaji yang indah dan mendalam.

4. Jelaskan pesan yang ingin disampaikan penyair dalam puisi tersebut!

Jawaban: Pesan yang ingin disampaikan penyair dalam puisi tersebut adalah tentang rasa penasaran dan keinginan untuk mengetahui apa yang terjadi di malam hari, yang mungkin tidak terlihat oleh mata biasa. Penyair menggunakan metafora dan imaji untuk menggambarkan malam sebagai makhluk hidup yang memiliki hati, rahasia, dan suara. Penyair juga mengajak pembaca untuk berimajinasi dan mendengarkan bunyi seruling, yang mungkin merupakan simbol komunikasi, musik, atau keindahan. Puisi ini menciptakan suasana yang gelap, sepi, dan misterius, tetapi juga indah dan mendalam.

5. Tabel berikut ini merupakan perbedaan dan persamaan puisi dan cerpen. Berilah tanda centang (√) pada kolom pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan dalam tabel.

Jawaban:

A. Cerpen dan puisi sama-sama memiliki tema dan suasana yang dapat ditafsirkan oleh pembaca. (Benar)

B. Puisi dapat mengandung rima, yaitu persamaan bunyi pada akhir baris-baris tertentu, sementara cerpen umumnya tidak. (Benar)

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini