TRIBUNNEWS.COM – Pada buku Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), siswa kelas 7 SMP mempelajari tentang bentuk-bentuk
Interaksi sosial adalah suatu hubungan timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, atau kelompok dengan kelompok yang saling mempengaruhi satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama.
Setelah mempelajari bentuk interaksi sosial, siswa diminta untuk mengerjakan soal Aktivitas 8 Kelompok dalam buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kelas 8 Kurikulum Merdeka halaman 42 karangan Muhammad Nursa'ban dan Supardi terbitan Kemdikbudristek tahun 2023 edisi Revisi.
Pada halaman 42, soal yang muncul adalah mencari kata bentuk interaksi sosial melalui kolom yang tersedia.
Berikut Tribunnews sajikan kunci jawaban buku IPS kelas 7 halaman 42 pada soal Aktivitas 8.
Baca juga: Kunci Jawaban Informatika Kelas 5 Halaman 14 15 Kurikulum Merdeka Bab 1: Evaluasi Pembelajaran 1
Aktivitas 8 KELOMPOK
Kerjakan aktivitas dengan mengikuti langkah-langkah berikut!
1. Buatlah kelompok yang terdiri atas 3 atau 4 orang per kelompok.
2. Setiap kelompok mencari bentuk-bentuk interaksi sosial secara vertikal, horizontal, dan diagonal pada kolom berikut.
3. Setelah kalian menemukan bentuk-bentuk interaksi sosial, pindahkan ke dalam tabel seperti di bawah. Tuliskan pula contoh dari setiap bentuk interaksi sosial.
4. Menurut kalian, interaksi sosial mana yang paling dapat menimbulkan banyak kerugian? Jelaskan pendapat kalian!
5. Presentasikan hasil diskusi kelompok kalian di depan kelas.
Baca juga: Kunci Jawaban Informatika Kelas 5 Halaman 11 dan 12 Kurikulum Merdeka Bab 1: Ayo Lakukan 1.2
Jawaban:
Bentuk Interaksi Sosial:
- Kontravensi:Kontravensi adalah bentuk interaksi sosial yang ditandai dengan sikap menentang, menyangkal, atau perlawanan yang tersembunyi terhadap orang lain, kelompok, atau kebijakan tertentu, tetapi tidak sampai pada bentuk pertentangan yang terbuka (seperti konflik).
Contoh: Siswa yang diam-diam tidak setuju dengan aturan sekolah lalu menyindir lewat media sosial. - Persaingan: Persaingan adalah bentuk interaksi sosial di mana dua pihak atau lebih berusaha mencapai tujuan yang sama, dengan cara saling berlomba, tetapi tidak menggunakan kekerasan atau merugikan pihak lain secara langsung.
Contoh: Dua siswa berusaha meraih juara kelas dengan belajar lebih giat. - Akulturasi: Akulturasi adalah proses sosial yang terjadi ketika dua kebudayaan atau lebih saling bertemu dan berinteraksi, lalu unsur-unsurnya berpadu tanpa menghilangkan budaya aslinya.
Contoh: Candi Borobudur adalah perpaduan budaya Hindu-Buddha dengan budaya lokal Jawa. - Akomodasi: Akomodasi adalah proses penyesuaian diri dalam interaksi sosial untuk meredakan pertentangan, menjaga keseimbangan, dan mencapai kestabilan hubungan antarindividu atau kelompok.
Contoh: Toleransi, saling menghormati perbedaan tanpa menyelesaikan masalah secara langsung.
Berdasarkan hasil diskusi kelompok, interaksi sosial kontravensi adalah interaksi sosial yang paling berpotensi menimbulkan kerugian.
Alasannya:
- Bersifat tersembunyi → Kontravensi tidak ditunjukkan secara terbuka, misalnya melalui gosip, fitnah, atau sindiran. Hal ini bisa menimbulkan salah paham yang berlarut-larut.
- Merusak hubungan sosial → Sikap menentang yang tidak diungkapkan secara jelas sering menimbulkan rasa curiga, ketegangan, bahkan bisa berlanjut menjadi konflik terbuka.
- Menghambat kerja sama → Dalam kelompok, kontravensi bisa membuat komunikasi tidak lancar sehingga tujuan bersama sulit tercapai.
- Efek jangka panjang → Karena dilakukan secara diam-diam, kerugian dari kontravensi kadang baru terlihat setelah masalah membesar, misalnya retaknya persahabatan, rusaknya kerja sama tim, atau pecahnya kelompok.
Contoh:
Baca tanpa iklan