Pertama, aku melihat pencemaran air. Air cucian piring yang bercampur sabun dan sisa makanan dibuang begitu saja ke saluran got. Hal ini bisa mencemari air tanah dan sungai di sekitar.
Kedua, ada pencemaran udara. Asap dari dapur saat memasak dengan kompor minyak, juga asap pembakaran sampah di belakang rumah, membuat udara terasa sesak.
Ketiga, aku menemukan pencemaran tanah. Sampah plastik dari bungkus makanan ringan sering menumpuk di halaman. Jika tidak segera dibersihkan, tanah jadi tercemar dan sulit menyerap air dengan baik.
Dari kejadian itu, aku belajar bahwa banyak pencemaran justru berasal dari aktivitas rumah tangga sehari-hari.
Sebagai pembiasaan diri, aku berusaha lebih bijak dalam menjaga lingkungan. Misalnya, membuang sampah pada tempatnya, memisahkan sampah organik dan anorganik, tidak membakar sampah sembarangan, serta menghemat penggunaan air dan listrik.
Aku menyadari bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal-hal kecil di rumah. Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini akan membantu mengurangi pencemaran di sekitar kita.
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 30, Identifikasi Teks Anekdot
Disclaimer:
- Kunci jawaban di atas hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak.
- Sebelum melihat kunci jawaban, sebaiknya siswa sudah mengerjakan sendiri soal-soal tersebut.
(Tribunnews.com/Oktavia WW)
Baca tanpa iklan