- Kurang relevan dengan budaya lokal
Naskah yang disusun oleh ChatGPT cenderung menggunakan referensi umum atau global, sehingga tidak menyesuaikan dengan konteks budaya remaja di Indonesia.
Ilustrasi dari DALLĀ·E mungkin menghasilkan visual yang tidak mencerminkan simbol, gaya, atau nuansa lokal.
- Gaya bahasa terlalu formal
ChatGPT menghasilkan teks dengan struktur bahasa baku, padahal kampanye untuk remaja membutuhkan gaya komunikasi yang ringan, santai, dan relatable.
Hal ini membuat pesan kampanye terasa jauh dari target audiens.
- Kurangnya sentuhan manusia
Semua proses kreatif diserahkan pada KA, sehingga hasilnya kurang memiliki nuansa emosional, pengalaman nyata, dan sensitivitas sosial yang biasanya dimiliki manusia.
b. Sebutkan bagian mana yang seharusnya lebih banyak melibatkan peran manusia! Jelaskan alasannya!
Alternatif Jawaban:
- Penyusunan Naskah
Manusia perlu menyesuaikan gaya bahasa agar sesuai dengan remaja, menggunakan slang, idiom, atau contoh yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Alasannya: hanya manusia yang memahami konteks sosial, budaya, dan psikologis target audiens secara mendalam.
- Pemilihan Ilustrasi atau Visual
Ilustrasi dari KA bisa dijadikan draft, tetapi manusia harus mengkurasi dan menyesuaikan agar sesuai dengan budaya lokal (misalnya pakaian, lingkungan, simbol).
Baca tanpa iklan