TRIBUNNEWS.COM – Buku pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 147 bab 6.
Salah satu materi yang dibahas pada buku pelajaran buku pelajaran Pendidikan Agama Islam 6 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 147, karangan Henry Nugroho, dkk. terbitan Kemdikbud Ristek tahun 2021 yakni Hidup dalam kedamaian.
Hidup dalam kedamaian berarti menjalani kehidupan dengan ketenangan, harmonis, dan bebas dari konflik yang merusak baik di dalam diri sendiri maupun dengan orang lain.
Kedamaian bukan hanya ketiadaan perang atau pertengkaran, tetapi juga mencakup keseimbangan emosional, mental, dan sosial.
Pada latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada dalam halaman tersebut.
Sebagai catatan, sebelum melihat kunci buku pelajaran Pendidikan Agama Islam 5 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 147 siswa diminta untuk terlebih dahulu menjawab soal secara mandiri.
Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam 5 SD/MI Kurikulum Merdeka Halaman 147: Kisah Penyejuk Hati.
Jawaban Pendidikan Agama Islam 5 SD/MI Kurikulum Merdeka Halaman 147
Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Kurikulum Merdeka Halaman 232: Ikhlas, Malu, dan Zuhud
Kisah Penyejuk Hati
Saat mentari begitu terik menyinari bumi, Nabi Muhamad segera bergegas menuju kota Toif. Beliau ingin menyampaikan ajaran Allah. Namun sesampainya disana Nabi Muhamad tidak mendapatkan sambutan yang baik. Beliau mendapatkan penolakan atas ajaran tersebut dan kekerasan. Bahkan Nabi Muhamad terluka cukup parah hingga giginya patah.
Melihat peristiwa ini, Jibril segera menawarkan bantuan, “Wahai kekasih Allah, apa engkau ingin aku melakukan pembalasan kepada mereka? Jika kau mau aku akan membalikkan bumi ini sehingga mereka hancur dan tertelan dalam bumi.
Sambil menahan rasa sakit, Nabi muhamad tetap tersenyum dan menjawab “Jangan, wahai Jibril. Mereka melakukan itu karena mereka belum tahu tentang Islam. Tapi aku berdoa cucu-cucu mereka akan menjadi penerus tugasku.
Sumber : Dhurorudin mashad, Kisah dan Hikmah, Jakarta: Airlangga, 2021.
Begitulah kelembutan rasulullah dalam menyampaikan dakwahnya. Bagaimana dengan kalian?
Jawaban :
Baca tanpa iklan