Pendekatan ini dibuat ringkas dan ringan agar tetap dapat diakses melalui perangkat sederhana dan koneksi terbatas.
“Public speaking bukan sekadar berani bicara, tapi kemampuan menyampaikan pikiran dan perasaan dengan percaya diri dan bermakna,” ujar Mischka.
Ia percaya setiap anak Indonesia memiliki suara yang berharga dan layak didengar, asalkan diberi ruang dan alat yang tepat untuk berlatih.
Dari mimpi kecil yang tumbuh lewat Sejuta Impian, kini Mischka Aoki dan Devon Kei Enzo menghadirkan SpeakUp AI sebagai langkah nyata memperluas akses pelatihan public speaking.
Kakak-beradik ini kembali menunjukkan komitmennya lewat peluncuran SpeakUp AI, itu adalah sebuah aplikasi latihan public speaking berbasis AI.
Platform itu dirancang untuk membantu pelajar dan pemuda Indonesia berlatih berbicara dengan percaya diri, kapan pun dan di mana pun.
(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)
Baca tanpa iklan