News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Perjalanan Marvel dan Louise Kibarkan Merah Putih ke Panggung Dunia, Berawal dari Hukuman

Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MARVEL JUARA OLIMPIADE - Marvel Rasendria Herdian menyabet berbagai predikat juara mengikuti olimpiade matematika.

TRIBUNNEWS.COM - Kisah ini tidak bermula dari mimpi besar menjadi juara dunia. Ia justru lahir dari kebiasaan yang sangat akrab bagi banyak anak ketika lebih memilih menonton dan bermain gim ketimbang menuntaskan tugas sekolah.

Bagi Marvel Rasendria Herdian, yang saat itu masih duduk di kelas 2 SD, kebiasaan itu berujung pada sesuatu yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Alih-alih dimarahi atau gawainya disita, orang tuanya memilih cara berbeda yakni mengajaknya mencoba sebuah olimpiade.

Sebuah “hukuman positif” yang dimaksudkan untuk menyalurkan energinya ke arah yang lebih terarah.

Tanpa ekspektasi apa pun, Marvel mengikuti Asia International Mathematical Olympiad (AIMO).

Ia mengerjakan soal sebisanya, menikmati prosesnya, dan tidak terlalu memikirkan hasil.

Namun langkah kecil itu justru membawanya meraih medali emas, sekaligus tiket ke babak final internasional di Malaysia.

Di babak final AIMO, Marvel berhadapan dengan dunia yang sama sekali baru.

Dari lebih dari 2.000 peserta internasional, hanya sekitar 20 anak berasal dari Indonesia.

Atmosfer kompetisi, banyaknya kontingen negara lain, hingga sorak-sorai pendukung membuatnya gugup.

Di sekolah, Marvel dikenal sebagai siswa dengan prestasi akademik yang baik. Tapi di panggung internasional itu, ia belajar satu hal penting: olimpiade bukan semata tentang kecerdasan, melainkan juga tentang mental, keberanian, dan kesiapan berdiri di ruang yang jauh lebih besar.

Baca juga: Ini Cara Pusarla Sindhu Tetap Bugar di Usia 30 Tahun: Berambisi Tampil di Olimpiade 2028

Ada satu momen yang tertanam kuat di benaknya. 

Para pemenang berdiri di atas panggung sambil mengibarkan bendera negara masing-masing.

Dari sanalah muncul keinginan sederhana yaitu suatu hari, ia ingin kembali ke panggung itu sambil membawa Merah Putih.

Sejak pengalaman tersebut, Marvel mulai menata ulang kesehariannya. Waktu bermain perlahan dikurangi, jadwal latihan disusun, dan libur sekolah pun sering diisi dengan persiapan kompetisi. Namun baginya, perjalanan ini tidak selalu tentang menang.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini