News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban PAI dan Budi Pekerti Kelas 2 SD Halaman 244: Aktivitas Kelompok

Penulis: Oktaviani Wahyu Widayanti
Editor: Febri Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SISWA SD - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang A Lutfi, meninjau pelaksanaan Ujian Nasional tingkat sekolah dasar di SD Negeri Tangerang 6 pada Senin (16/5/2016). PAI dan Budi Pekerti kelas 2 halaman 244 Kurikulum Merdeka, simak kunci jawabannya berikut ini.

TRIBUNNEWS.COM – Buku Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti siswa kelas 2 SD halaman 244 Bab 10: Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi.

Pada materi PAI dan Budi Pekerti kelas 2 kali ini, siswa diminta untuk menjawab soal Aktivitas Kelompok Bab 10.

Buku pelajaran PAI dan Budi Pekerti Kelas 2 Kurikulum Merdeka merupakan karangan A. Zainal Abidin dan Siti Kusrini, terbitan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021.

Berikut Tribunnews menyajikan kunci jawaban buku PAI dan Budi Pekerti kelas 2 halaman 244: Aktivitas Kelompok tentang Kisah Nabi Ibrahim a.s.

Baca juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 223 Kurikulum Merdeka, Tema 04: Pengayaan

Kunci Jawaban PAI dan Budi Pekerti Kelas 2 SD Halaman 244 Kurikulum Merdeka

Aktivitas Kelompok

Diskusikan bersama kelompok kalian,

Bagaimana Nabi Ibrahim a.s. menemukan Tuhannya?

Carilah informasi dari berbagai sumber!

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 9 Kurikulum Merdeka Halaman 237: Reading

Kunci Jawaban:

Kisah Nabi Ibrahim dalam mencari Tuhan terjadi ketika beliau hidup di tengah masyarakat yang menyembah berhala.

Ia tidak langsung menerima kepercayaan kaumnya, tetapi menggunakan akal dan pikirannya untuk mencari kebenaran.

Awalnya, Nabi Ibrahim memperhatikan alam sekitar.

Saat malam hari, ia melihat bintang dan sempat mengira bahwa bintang adalah Tuhan.

Namun, ketika bintang itu hilang, ia menyadari bahwa Tuhan tidak mungkin lenyap.

Kemudian, ia melihat bulan dan berpikir bahwa bulan adalah Tuhan.

Tetapi saat bulan terbenam, ia kembali menyadari bahwa itu bukan Tuhan yang sebenarnya.

Selanjutnya, Nabi Ibrahim melihat matahari yang lebih besar dan terang. Ia sempat menganggap matahari sebagai Tuhan.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini