TRIBUNNEWS.COM - Universitas Andalas mencatat lonjakan signifikan jumlah pendaftar mahasiswa internasional pada tahun 2026.
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan mahasiswa internasional di kampus tersebut.
Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Melansir laman resmi unand.ac.id pada Senin (11/5/2026), Pakistan menjadi negara dengan jumlah pendaftar terbanyak, yakni 568 orang.
Selanjutnya disusul Nigeria sebanyak 255 orang, Afghanistan 236 orang, dan Yaman 126 orang.
Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Saat ini, UNAND juga telah memiliki mahasiswa internasional yang berasal dari Amerika Serikat, Australia, dan Inggris.
Pendaftar mahasiswa internasional tersebut tidak hanya memilih program sarjana, tetapi juga jenjang magister dan doktoral di berbagai fakultas dan program studi yang tersedia di UNAND.
Kepala Kantor Layanan Internasional UNAND, Rina Marnita mengatakan, peningkatan jumlah pendaftar dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1.239 orang menunjukkan semakin tingginya kepercayaan mahasiswa asing terhadap kualitas pendidikan di UNAND.
"Peningkatan ini menjadi sinyal positif bahwa Universitas Andalas semakin dikenal di tingkat internasional. Para pendaftar tidak hanya datang untuk program sarjana, tetapi juga magister dan doktoral. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas akademik UNAND semakin mendapat perhatian luas dari berbagai negara," ujarnya.
97 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima.
Baca juga: Daftar 28 Kampus Pilihan SMMPTN Barat 2025, UPN Veteran Jakarta hingga Universitas Andalas
Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara.
Menurut Rina, keberagaman negara asal mahasiswa internasional akan memberikan dampak positif terhadap penguatan atmosfer akademik yang multikultural di lingkungan kampus.
"Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global Universitas Andalas," tambahnya.
Sementara itu, Rektor UNAND, Efa Yonnedi menyebut, peningkatan minat mahasiswa asing merupakan bagian dari capaian internasionalisasi kampus yang terus diperkuat dalam beberapa tahun terakhir.
Baca tanpa iklan