TRIBUNNEWS.COM, BATU — SMA Al Hikmah International Islamic Boarding School (IIBS) Batu menorehkan prestasi gemilang di kancah pendidikan.
Sekolah berbasis pesantren ini secara resmi telah mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB).
Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia, tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global.
Dengan status baru ini, SMA Al Hikmah IIBS Batu sah bergabung dalam jaringan sekolah IB dunia.
Jaringan ini dikenal luas memiliki standar akademik yang ketat, pendekatan belajar berbasis penyelidikan (inquiry-based learning), serta fokus pada kesiapan siswa menghadapi tantangan abad ke-21.
Kepala SMA Al Hikmah IIBS Batu, Ahmad Fais, mengungkapkan rasa syukur mendalam sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang mengawal proses panjang menuju rekognisi internasional ini.
"Menjadi sekolah IB bukan sekadar mengejar pengakuan internasional. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan yang membentuk siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat, berwawasan global, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam," ujar Ahmad Fais dalam keterangannya.
Baca juga: Sekolah Internasional Buka Suara Terkait Putusan MK Soal Pendidikan Gratis
Ia menambahkan, langkah besar ini diharapkan dapat membuka karpet merah bagi para siswa untuk mengakses perguruan tinggi top, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih dari itu, kurikulum IB dipercaya bakal memperkuat ekosistem belajar yang memicu kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, hingga kepedulian sosial yang tinggi pada diri siswa.
Melalui momentum ini, SMA Al Hikmah IIBS Batu menegaskan komitmennya untuk terus menyajikan ekosistem pendidikan yang unggul, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman, seraya tetap menjaga identitas keislaman dan budaya bangsa.
Baca tanpa iklan