TRIBUNNEWS.COM - Prapendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) DKI Jakarta 2026 mulai dibuka untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK.
Masa prapendaftaran dibuka hingga 10 Juni 2026, mendatang.
Mengutip dari Instagram @officialpmbdki, pada proses ini, calon peserta didik diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen administrasi, salah satunya SPTJM.
SPTJM sendiri menjadi dokumen yang penting dan wajib diunggah saat proses prapendaftaran melalui sistem SIDANIRA.
Tanpa SPTJM, proses verifikasi data calon murid baru bisa terkendala.
Baca juga: Link Download Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak/SPTJM untuk Daftar SPMB DKI Jakarta 2026
Apa Itu SPTJM?
SPTJM adalah singkatan dari Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak.
Ini merupakan dokuman yang berisi tentang pernyataan dari orang tua atau wali murid mengenai kebenaran data dan dokumen yang diunggah saat pendaftaran SPMB.
Melalui SPTJM, orang tua atau wali menyatakan seluruh informasi yang diberikan benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
Apabila di kemudian hari ditemukan data palsu atau tidak sesuai, maka calon peserta didik siap menerima konsekuensi sesuai aturan yang berlaku.
Umumnya, SPTJM memuat beberapa hal penting sebagai berikut:
- Identitas calon peserta didik
- Identitas orang tua atau wali
- Pernyataan keabsahan dokumen
- Tanda tangan dan meterai
- Fungsi SPTJM dalam SPMB DKI Jakarta 2026
- SPTJM digunakan sebagai syarat administrasi untuk memastikan seluruh data yang diunggah peserta benar dan sah.
Dokumen ini menjadi bagian penting dalam proses verifikasi akun calon murid baru pada tahap prapendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026.
Selain itu, SPTJM juga bertujuan untuk mencegah terjadinya pemalsuan dokumen selama proses penerimaan siswa baru berlangsung.
Baca juga: Tata Cara Prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 dan Link Download Surat
Cara Mengunduh SPTJM SPMB DKI Jakarta 2026
Calon peserta didik maupun orang tua dapat mengunduh SPTJM di laman resmi SIDANIRA DKI Jakarta.
- Pertama buka laman resmi SIDANIRA Jakarta atau https://sidanira.jakarta.go.id/prapendaftaran/spmb2026/regulasi.
- Kemudian masuk ke menu regulasi prapendaftaran SPMB 2026
- Lalu gulir ke bagian “Dokumen”
- Selanjutnya pilih file SPTJM
- Berikutnya klik tombol “Download”
- Setelah itu dokumen akan otomatis tersimpan di perangkat.
- Format SPTJM nantinya perlu diisi lengkap, ditandatangani di atas meterai, lalu dipindai atau difoto untuk diunggah ke sistem prapendaftaran.
Baca juga: SPMB Jakarta 2026 SMA Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, dan Mutasi
Dokumen Lain yang Perlu Disiapkan untuk Prapendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026
Selain SPTJM, peserta juga perlu menyiapkan sejumlah dokumen lain seperti:
- Kartu Keluarga (KK)
- Formulir prapendaftaran SIDANIRA
- Nilai rapor selama 5 semester
- Sertifikat TKA, bagi CMB yang mengikuti Tes Kemampuan Akademik
- Dokumen pendukung lainnya sesuai jenjang pendidikan
- Surat Keterangan rapor pendidikan dari setuan pendidikan yang ditandatangani kepala sekolah dari sekolah asal
- Sertifikat prestasi akademik
- Sertifikat prestasi nonakademik
- Surat Keputusan kepala sekolah tentang susunan pengurus OSIS/MPK (untuk jenjang SMA/SMK)
- Surat Keputusan kepala sekolah tentang susunan pengurus ekstrakurikuler (untuk jenjang SMA/SMK)
- Sertifikat yang diperoleh dengan hasil seleksi ketat bukan perlombaan.
Sementara pengajuan akun dan verifikasi data dilakukan bertahap sesuai jenjang pendidikan yang dipilih.
SPTJM merupakan dokumen penting dalam proses pendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026.
Surat ini menjadi bentuk tanggung jawab orang tua atau wali atas keabsahan data calon peserta didik yang didaftarkan.
Karena itu, pastikan SPTJM diisi dengan benar dan diunggah sesuai ketentuan agar proses verifikasi pendaftaran berjalan lancar.
(Tribunnews.com/Oktavia WW)
Baca tanpa iklan