TRIBUNNEWS.COM - Pendaftaran Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Tahun Akademik 2026/2027 resmi dibuka mulai hari ini, 25 Mei 2026.
Politeknik Agraria STPN merupakan perguruan tinggi kedinasan di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang berlokasi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kampus kedinasan ini dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi vokasi yang fokus mencetak sumber daya manusia profesional di bidang pertanahan, tata ruang, survei pemetaan, hingga administrasi pertanahan modern.
Pendaftaran tahun ini dilakukan secara online melalui portal resmi https://sptb.stpn.ac.id/ dan dibuka hingga 18 Juni 2026.
Seleksi tersebut ditujukan bagi lulusan SMA, SMK, maupun MA dari berbagai jurusan yang memiliki minat pada bidang agraria, tata ruang, pemetaan, dan pengelolaan pertanahan.
Politeknik Agraria STPN membuka empat program studi jenjang Diploma IV atau Sarjana Terapan, yaitu Sarjana Terapan Pertanahan, Sarjana Terapan Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah, Sarjana Terapan Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan, serta Sarjana Terapan Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan.
Pada tahun akademik 2026/2027, tersedia total kuota sebanyak 350 taruna yang terbagi ke dalam tiga jalur penerimaan.
Jalur umum menjadi jalur terbesar dengan kuota 260 orang dan dapat diikuti lulusan SMA/SMK/MA dari seluruh Indonesia.
Selain itu terdapat jalur tugas belajar dengan kuota 60 orang yang diperuntukkan bagi pegawai di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Kemudian jalur kerja sama pemerintah daerah sebanyak 30 orang bagi peserta dari daerah yang telah menjalin kerja sama resmi dengan Politeknik Agraria STPN.
Sebagai perguruan tinggi vokasi kedinasan, lulusan STPN memiliki prospek karier yang cukup luas.
Baca juga: Sekolah Kedinasan Kemenhub, Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD Buka Jalur Mandiri
Selain berpeluang mengikuti seleksi CPNS dan PPPK di lingkungan ATR/BPN maupun instansi pemerintah lainnya, lulusan juga dapat bekerja di bidang survei pemetaan, properti, tata ruang, penilaian aset, hingga mendirikan Kantor Jasa Surveyor Berlisensi (KJSB).
Tidak sedikit pula alumni STPN yang bekerja di BUMN, perusahaan perkebunan, konsultan pertanahan, kantor notaris, hingga perusahaan pengembang properti nasional.
Syarat Umum Pendaftaran STPN 2026
Menurut Surat Pengumuman Nomor: 050/Peng-1001.51.05.TU.01/V/2026 tentang SPTB Program Sarjana Terapan pada Politeknik Agraria STPN 2026/2027, calon peserta wajib memenuhi sejumlah persyaratan berikut.
1. Warga Negara Indonesia
Peserta wajib memiliki KTP sebagai bukti kewarganegaraan Indonesia.
2. Batas Usia
- Maksimal 21 tahun untuk jalur umum
- Maksimal 28 tahun untuk jalur tugas belajar
- Usia dihitung per 31 Agustus 2026.
Baca tanpa iklan