News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban PKN Kelas 10 Halaman 152 153 Kurikulum Merdeka: Uji Pemahaman

Penulis: Indah Aprilin Cahyani
Editor: Nuryanti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SOAL DAN JAWABAN - Siswa mengerjakan soal menggunakan smartphone pada pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) berbasis komputer dengan teknologi smart router di SMA Negeri 9, Jalan LMU I Suparmin, Kota Bandung, Senin (18/3/2019). Simak kunci jawaban PKN Kelas 10 Halaman 152 153 pada Bagian 3.

TRIBUNNEWS.COM – Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN) Kelas 10 halaman 152 dan 153 Kurikulum Merdeka pada Bagian 3 memiliki judul Bhinneka Tunggal Ika.

Pada buku PKN Kelas 10 halaman 152 dan 153, siswa diminta mengerjakan empat soal pada bagian Uji Pemahaman.

Materi masuk dalam buku PKN Kelas 10 halaman 152 dan 153 karangan Abdul Waidl dkk, terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kunci jawaban PKN Kelas 10 halaman 152 dan 153 pada bagian Uji Pemahaman hanya digunakan sebagai referensi untuk belajar siswa di rumah. 

Berikut Tribunnews menyajikan kunci jawaban PKN Kelas 10 halaman 152 dan 153.

Kunci Jawaban PKN Kelas 10 Halaman 152 dan 153

Uji Pemahaman

a. Apa kesepakatan tentang dasar negara yang dihasilkan dari anggota BPUPK yang memiliki keragaman latar belakang agama dan budaya?

Jawaban:

Kesepakatan dasar yang dihasilkan dari anggota BPUPK yang memiliki keberagaman latar belakang agama dan budaya adalah:

- Terdapat tiga pembicara dalam sidang yang diadakan oleh BPUPKI dalam merumuskan dasar negara dengan mempertimbangkan kebergaman yang ada.

Pembicara pertama yaitu Mohammad Yamin yang menerangkan tentang "Azas dan Dasar Negara Indonesia Merdeka".

Pembicara kedua adalah R. Soepomo.

R. Soepomo memaparkan tentang "Dasar-dasarnya Negara Indonesia Merdeka" yang dilakukan dalam sidang BPUPKI pada tanggal 31 Mei 1945.

Pembicara ketiga ialah Soekarno yang nantinya menjadi presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang pertama.

Bung Karno menyampaikan gagasannya tentang dasar negara dan memperkenalkan istilah Pancasila yang berarti lima sila.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini