TRIBUNNEWS.COM - Kebohongan demi kebohongan di Piala Dunia 2022 Qatar membuat rangkaian kontroversi semakin menjadi.
Kali ini kontroversi menyelimuti pertandingan Argentina vs Arab Saudi yang berkesudahan dengan skor 2-1 di Stadion Lusail, Selasa (22/11/2022).
Kontroversi tersebut berseputar kebohongan jumlah penonton yang hadir menyaksikan laga Argentina vs Arab Saudi.
Baca juga: Live Skor Hasil Meksiko vs Polandia Piala Dunia 2022: Lewandowski Memble, Skor 0-0 di Babak I
Imbasnya, FIFA dibanjiri sorotan miring atas penyelenggaraan Piala Dunia 2022.
FIFA panen hujatan setelah dituding memalsukan laporan jumlah penonton dalam beberapa laga Piala Dunia 2022 yang digelar.
Ini menjadi kontroversi selanjutnya setelah Piala Dunia 2022 Qatar diselimuti masalah kesejahteraan pekerja migran, korupsi, larangan alkohol hingga tiketing yang amburadul.
Masalah paling baru adalah jumlah penonton yang kini menjadi sorotan. Banyaknya kursi kosong di sejumlah laga membuat turnamen mayor empat tahunan di negara Timur Tengah ini semakin dapat sorotan negatif.
Kesan mewah dan hingar bingarnya pun jauh dari yang diharapkan.
Qatar mengumumkan jumlah penonton yang telah menyaksikan sejumlah laga Piala Dunia 2022. Namun sejumlah kalangan malah menilai ada hal yang ganjil.
Qatar dan FIFA menyatakan, partai pembuka Piala Dunia, antara Qatar dan Ekuador disaksikan langsung oleh 67.372 penonton.
Tapi media-media di Inggris merasa hal tersebut kurang akurat.
Sebab kapasitas Al Bayt Stadium sendiri dinyatakan hanya 60 ribu penonton. Hal tersebut terasa semakin aneh, karena dalam pertandingan itu pun masih tampak sejumlah kursi kosong.
Cerita yang sama juga terjadi di pertandingan Inggris melawan Iran. Disebutkan laga di Khalifa International Stadium tersebut disaksikan 45.334 penonton, padahal kapasitasnya cuma 40 ribu.
Dan paling baru adalah pertandingan Argentina vs Arab Saudi yang tersaji di Stadion Lusail.