TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Ghana Otto Addo resmi mengundurkan diri setelah gagal mengantarkan Andrew Ayyew Cs melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Di pertandingan terakhir Grup H, Ghana harus takhluk dari Uruguay dengan skor 0-2.
Ghana menjadi tim yang menempati peringkat klasemen grup H paling bawah dengan hanya mengumpulkan 3 poin.
Addo mengonfirmasi bahwa dia akan mundur dari pelatih Timnas Ghana setelah mengemban jabatan itu selama sembilan bulan.
“Ya, saya mengatakannya sebelumnya ketika saya mulai sebagai asisten pelatih pada Oktober tahun lalu. Sudah jelas sebenarnya saya akan berhenti setelah Piala Dunia," kata dia seusai laga, dikutip dari BBC.
Mantan pemain Timnas Ghana ini menggantikan Milovan Rajevac yang dipecat pada Februari tahun ini.
Baca juga: Hasil Ghana vs Uruguay Piala Dunia 2022: Suarez Cs Gagal Lolos 16 Besar Meski Menang 0-2
Ia akan kembali memfokuskan dirinya pada pekerjaannya sebelum ini, yakni sebagai pelatih tim yunior Borussia Dortmund.
“Saat ini saya dan keluarga saya melihat masa depan kami di Jerman dan saya menyukai peran saya di Dortmund dan kami sangat bahagia di sana."
“Sejak saya memulai, saya mengatakan jika kami lolos, saya akan mengundurkan diri setelah Piala Dunia, bahkan jika kami juara,” ungkap Addo.
Pelatih berusia 47 tahun ini telah mendampingi Timnas Ghana dalam 12 pertandingan.
Dia memenangkan tiga dari 12 pertandingan, kalah lima kali dan sisanya bermain imbang.
Meski demikian, Otto Addo telah mencatatkan capaian tersendiri, di mana ia menjadi manajer Ghana pertama yang memenangkan pertandingan di Piala Dunia bersama Ghana.
Baca juga: Suporter Ghana Ditangkap Karena Menjual Tiket Ilegal Piala Dunia 2022 di Qatar
Kemenangan itu diperoleh saat Ghana berlaga melawan Korea Selatan di matchday kedua Piala Dunia 2022. Saat itu skor berkesudahan 3-2 untuk Black Star.
"Sepakbola itu indah, terkadang jelek. Itu buruk bagi kami hari ini. Kami harus belajar dan saya sangat yakin kami akan belajar dari ini di masa depan," katanya.