TRIBUNNEWS.COM - Jumlah pengunjung Piala Dunia 2022 Qatar disebut tidak memenuhi target yang telah ditetapkan.
Dikutip dari Reuters, Qatar telah menerima lebih dari 765 ribu pengunjung selama dua pekan pertama Piala Dunia 2022, menurut laporan penyelenggara.
Namun, tampaknya jumlah tersebut masih jauh dari harapan.
Mengingat Qatar menargetkan 1,2 juta pengunjung selama berlangsungnya Piala Dunia 2022.
Dan saat ini, Piala Dunia 2022 telah memasuki babak perempat final, maka lonjakan besar pengunjung tidak mungkin terjadi.
Sebelumnya, pihak penyelenggara telah mengidentifikasi periode puncak pengunjung internasional, yakni pada 24-28 November 2022 selama penyisihan grup, ketika 32 tim memainkan empat pertandingan setiap hari.
Baca juga: Tembus Perempat Final, Kutukan Piala Dunia Tak Berlaku untuk Timnas Prancis di Qatar
Dikunjungi 765.000 Pengunjung
Masih dikutip dari sumber yang sama, Komite Tertinggi untuk Pengiriman dan Warisan (SC), yang menyelenggarakan turnamen, mengatakan bahwa di 17 hari pertama Piala Dunia 2022 ada 765.859 pengunjung internasional.
Seorang pejabat Qatar, yang tidak ingin disebutkan namanya, membenarkan angka tersebut.
Pengunjung internasional yang hadir di Piala Dunia 2022 lebih sedikit dari perkiraan semula.
"Dengan lebih dari satu minggu kompetisi masih berlangsung, gelombang pengunjung baru telah mulai berdatangan dari negara-negara yang berhasil mencapai perempat final," kata ofisial Qatar itu kepada Reuters.
Jika menilik ke belakang, Piala Dunia 2022 Qatar memang diwarnai oleh sejumlah kontroversi.
Satu di antaranya adalah beberapa aturan yang ditetapkan Qatar, seperti alkohol yang dilarang.
Selain itu, beberapa suporter juga menganggap bahwa biaya akomodasi untuk menonton Piala Dunia 2022 langsung di Qatar mahal.