News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilpres 2019

Relawan Gatot Alihkan Dukungan ke Prabowo-Sandiaga

Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sandiaga dan Relawan Gerakan Nusantara Prabowo-Sandi (GN Padi).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Nurcholis Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kecewa karena Mantan Panglima TNI Gatot Normantyo tidak maju dalam Pilpres 2019, para simpatisan Gatot yang tergabung dalam Militan Gatot akhirnya mengalihkan dukungannya ke pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dukungan tersebut langsung disampaikan kepada bakal cawapres Sandiaga di Posko Melawai, Jalan Melawai Raya, Jakarta Selatan, Kamis (6/9/2018).

Baca: Prabowo Dituduh Culik Aktivis 1998, Gerindra: Bukan Menculik Tetapi Mengamankan

Sandiaga pun sangat mengapresiasi atas keputusan dari relawan yang kini memiliki nama Relawan Gerakan Nusantara Prabowo-Sandi (GN Padi).

GN Padi sendiri diklaim telah diikuti 100 ribu yang tersebar di 27 Provinsi.

"Saya ucapkan terima kasih ke teman-teman militan GN, Militan Gatot Nurmantyo. Bagi kami ini adalah luar biasa. Saya kedatangan para teman-teman yang teramat penting," kata Sandiaga di Posko Melawai, Jalan Melawai Raya, Jakarta Selatan, Kamis (6/9/2018).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum GN Padi Irfani Rahman Djojosudiro menjelaskan alasannya mengalihkan dukungan ke pasangan Prabowo-Sandiaga.

"Atas berdasarkan aspirasi mayoritas anggota maka relawan militan GN akan mengalihkan dukungan kepada Bapak Prabowo Subianto dan Pak Sandiaga Uno," ujarnya.

Selain itu, menurutnya gagasan-gagasan yang dikeluarkan Sandiaga dalam memperhatikan masyarakat persis dengan pemikiran Gatot Nurmantyo.

"Kami mengapresiasi kedekatan Pak Sandiaga Uno dengan Pak Gatot Nurmantyo. Kami sangat terpanggil atas ajakan sandi untuk mengajak bersatu dan bergandengan tangan memajukan ekonomi rakyat, membuka lapangan kerja dan menstabilkan harga yang tengah melambung tinggi istilahnya meroket," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini