News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilpres 2019

Ini Respons Jokowi Sikapi Tim Prabowo-Sandi yang Dirikan Posko di Dekat Rumahnya

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo menyapa tamu dan undangan dalam peringatan HUT PDI Perjuangan ke-46 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/1/2019). HUT PDI Perjuangan itu mengangkat tema Persatuan Indonesia Bumikan Pancasila. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon presiden petahana, Joko Widodo menilai pihak Prabowo-Sandi tidak mudah menggerus suaranya di Solo, meski saat ini sudah terdapat posko Badan Pemenangan Nasional (BPN) capres-cawapres nomor urur dua.

"Kan tidak semudah itu menggerus (suara) kan," ujar Jokowi seusai meninjau Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di kantor BKPM, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Jokowi pun tidak khawatir dengan pendirian posko Prabowo-Sandi, yang tidak jauh dari kediamannya di Solo.

"Enggak apa-apa, ya biasa aja. Mau buat markas deket rumah, engak apa-apa, mau buat markas di Solo juga enggak apa-apa, orang Solo kan baik-baik," ucap Jokowi.

Baca: Sebut Tabligh Akbar PA 212 di Solo Bentuk Kampanye, Tim Kampanye Jokowi-Maruf Lapor Bawaslu

Diketahui, posko BPN Prabowo-Sandi diresmikan langsung Djoko Santoso di dekat rumah Jokowi di Jalan Letjen Suprapto, RT 03 RW 08 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, pekan kemarin.

Dalam pidatonya, Djoko mengaku sebelum memilih posko yang hanya berjarak 300-400 meter dari rumah Jokowi, telah izin kepada Prabowo Subianto selaku calon presiden (capres) yang didukungnya.

"Saya lapor ke Prabowo saya ke Solo," ungkapnya di hadapan ratusan kader dan simpatisan pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 itu.

"Saya akan mengatur perjuangan (pemenangan) dari Solo," kata dia menegaskan.

Ketua BPN Prabowo-Sandi itu melanjutkan Kota Solo yang merupakan kampung halaman Jokowi itu dipilih karena ingin nostalgia.

"Saya juga orang Solo, sejak umur 18 tahun saya pergi dari Solo untuk mengikuti seleksi akademi militer (Akmil) sampai jadi panglima TNI," ucapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini