News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilpres 2019

Jusuf Kalla: Jokowi Tak Gunakan Konsultan Asing

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Presiden Jusuf Kalla yang ditemui di kantor wakil presiden RI, Jalan Merdeka Medan Utara, Jakarta Pusat, Rabu (6/2/2019).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Tim Pengarah TKN Jokowi -Ma'ruf, Jusuf Kalla memastikan, calon presiden pertahana Joko Widodo tak menggunakan konsultan asing.

Menurut JK, saat melakukan pertemuan terbatas dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, dirinya tak pernah melihat orang asing ikut menghadiri.

"Saya kira tidak (pakai konsultan asing). Saya tidak pernah melihat orang-orang asing ada dalam pertemuan-pertemuan ataupun pembicaraan yang terbatas," tutur JK, yang ditemui di kantor wakil presiden, Jalan Merdeka Medan Utara, Jakarta Pusat, Rabu (6/2/2019).

"Saya sebagai ketua dewan pengarah juga tidak pernah mendengarkan ada itu (konsultan asing)," tegas Jusuf Kalla.

Baca: Penjelasan KPK Soal Pegawainya yang Batal Diperiksa Polisi Hari Ini

Sebelumnya, buntut sindirian Jokowi atas proganda Rusia yang digunakan tim Kampanye Prabowo - Subianto, memunculkan pertanyaan Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo-Sandi kepada kubu Jokowi-Ma'ruf soal adanya konsultan asing di Pemilu 2019.

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mempertanyakan apakah konsultan Amerika, Stanley Greenberg pernah membantu Jokowi dalam pemilu.

Menurut Andre informasi tersebut muncul dalam website konsultan politik, The political strategiest, yang menulis sejumlah daftar pengguna jasa konsultan politik Stanley.

Mulai dari Nelson Mandela, Bill Clinton, Perdana Menteri Inggris Tony Blair, hingga kemudian Joko Widodo.

BPN pun berharap adanya klarifikasi Jokowi terhadap isu tersebut sehingga tidak simpang siur.

Sama seperti isu adanya konsultan Rusia, yang kemudian dibantah dengan tegas oleh Prabowo-Sandi

"Kita tidak ingin menuduh pak Jokowi tapi kita ingin mengklarfikasi isu yang beredar ini," kata Andre, Rabu (6/2/2019).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini