News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilpres 2019

Fahri: Tantangan Prabowo di Darat, Jokowi di Udara

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai tantangan Calon Presiden Jokowi di Pemilu Presiden 2019 yakni di udara.

Dalam artian meyakinkan masyarakat kalangan menengah ke atas tentang kemampuannya mengelola negara selama empat tahun ini. Sementara tantangan Prabowo yakni meyakinkan masyarakat kelas menengah ke bawah.

"Kalau sebagai analis, tantangan Prabowo ada di teritorial. Artinya itu di darat sementara tantangan Jokowi itu di udara karena dia harus meyakinkan elite Indonesia tentang kapasitasnya," ujar Fahri di Kompleks Parlemen, senayan, Jakarta, Jumat, (8/2/2019).

Pernyataan Fahri itu merespon hasil riset lembaga survei Denny JA yang menyebut bahwa Prabowo-Sandi unggul di kalang terpelajar dibandingkan Jokowi-Ma'ruf.

Baca: Tanggapi Prabowo, TKN Bilang Yang Ada Kebocoran Pencalegan

Dalam survei itu juga disebut Jokowi-Ma'ruf unggul dikalangan wong cilik daripada Prabowo-Sandi. Hasil itu terlihat dari survei LSI yang yang dilakukan 18-25 Januari 2019 dengan melibatkan 1.200 responden.

Menurut Fahri, tantangan terhadap Prabowo lebih mudah dilakukan ketimbang Jokowi.

Prabowo lebih mudah masuk ke kalangan menengah ke bawah, sementara Jokowi sulit masuk ke kalangan atas.

"Kenapa karena meyakinkan kelas menengah atas ini kan rumit, karena dia pintar, orang terdidik, orang sekolah begitu ya rewel itu, punya banyak pertanyaan. Sementara masyarakat itu nggak terlalu banyak pertanyaan begitu, kalau dia merasa hidupnya tambah susah ya itu adalah pintu bagi Prabowo sepenuhnya gitu," katanya.

Menurut Fahri bila kampanye dilakukan dengan baik, maka Prabowo lah yang relatif lebih mudah untuk menjaring suara. Prabowo tinggal turun berkampanye dan menanyakan kondisi kehidupan masyarakat saat ini.

"Confident rakyat ini ini kan teorinya sederhana. kalau hidupnya tambah senang, nggak ada pertanyaan rakyat itu. Tapi kalau hidup susah, tidak aman rasa keadilan makin susah, merasa pekerjaan yang rumit melihat kesenjangan kiri kanan ya pasti pindah itu," tuturnya.

Baca: 454 Kasus Korupsi Ditangani Sepanjang 2018

Namun infiltrasi Prabowo di kalangan menengah ke bawah itu menurut Fahri, bisa diantaipasi dengan program jangka pendek yang dikeluarkan pemerintah.

"Kalau Jokowi membuktikan, dan saya kira ini juga maksudnya mungkin adanya belanja Bansos, belanja dana desa yang cukup Masif itu menarik Confident jangka pendek masyarakat," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini