News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilpres 2019

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Nada Jokowi Tegas Hingga Sebut Kata Bocor Delapan Kali

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jokowi gendong seorang anak berkebutuhan khusus di Pondok Pesantren Al-Ittihad, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (8/2/2019)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Calon presiden (petahana) nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi menjawab mengenai isu anggaran bocor yang diangkat oleh capres 02 Prabowo Subianto.

"Kalau 25 persen bocor, artinya kan Rp 500 triliun. Itu duit Rp 500 T ada di mana? Saya tanya, hitungannya dari mana?" kata Jokowi saat menghadiri acara deklarasi alumni SMA Jakarta di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/2/2019). 

Baca: Sebut Anggaran Bocor Rp 500 Triliun, Jokowi Tantang Prabowo Lapor KPK

Jokowi meminta agar tak ada pihak yang membuat pernyataan yang membuat masyarakat jadi resah.

Sebab, ucap Jokowi, anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) disetujui oleh seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat.

Baca: 'Kesaktian' Batu Cincin Mirah Delima Ahok Diperdebatkan, Bu Dendy Buktikan Ini: Nilai Sendiri Lah

Termasuk laporan pertanggungjawabannya setiap tahun, yang ditandatangi oleh seluruh fraksi.

"Jangan sampai sudah tanda tangan, semua partai sudah tanda tangan, kemudian baru ngomong Rp 500 triliun bocor, Bocor, Bocor, Bocor, Bocor, Bocor, Bocor, Bocor dari mana?" kata Jokowi disambut riuh ribuan Alumni SMA di Jakarta.

Jokowi menerangkan, setiap tahun Badan Pemeriksa Keuangan melakukan audit terhadap APBN.

Baca: Prabowo Sebut Kebocoran Anggaran Rp 500 Triliun, PSI: Data-datanya Ngarang dan tak Masuk Akal Sehat

Kebocoran anggaran pasti terdeteksi oleh BPK. Jokowi menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan BPK, hampir 80 persen atau 80 dari 87 kementerian dan lembaga yang ada mendapatkan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Seingat saya 80 dari 87 kementerian dan lembaga yang ada," ujar Jokowi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini