News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilpres 2019

TKN: Dukungan Pengusaha ke Jokowi-Ma'ruf 10 Kali Lipat Lebih Besar

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo KH Maruf Amin, Bahlil Lahadalia merespon dukungan 1.000 pengusaha kepada paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Bahlil menegaskan, jika dukungan pengusaha yang diberikan bagi paslon nomor urut 01, Joko Widodo-Maruf Amin jauh lebih besar.

Bahlil yang juga merupakan Ketua Umum HIPMI itu melihat dukungan pengusaha ke Prabowo Sandi hanyalah pemanis saja.

"Kami melihat bahwa acara Prabowo-Sandi dengan 1.000 pengusaha merupakan suatu acara yang gimmick dan dibesar-besarkan. Hal ini dapat terlihat bahwa jumlah dukungan pengusaha Jokowi-Ma'ruf Amin jauh lebih besar yaitu 10 kali lipatnya sebnayak 10.000 orang," kata Bahlil kepada wartawan di Jakarta, Jumat (22/3/2019).

Lebih lanjut, Bahlil mengemukakan banyaknya pengusaha yang mendukung Jokowi-Ma'ruf dikarenakan mereka telah merasakan beberapa keunggulan dan dampak positif kinerja Pemerintahan Jokowi selama 5 tahun terakhir.

"Mulai dari kemudahan berusaha, kemudahan perizinan, proses birokrasi yang tidak berbelit-belit hingga turunnya jumlah pungli yang meresahkan pengusaha secara signifikan," tandasnya.

Baca: Survei Litbang Kompas, PPP: Kami Akan Terus Bekerja Maksimal Agar Tak Semakin Tergerus

Selain itu, pembenahan yang dilakukan Jokowi selain menghantam birokrat yang tidak becus juga memukul pengusaha yang bermental KKN dengan birokrat busuk. 

Oleh karena itu, dukungan 10.000 pengusaha kepada paslon 01 sebagai bentuk kepercayaan mereka kepada pemerintahan Jokowi agar menjabat satu periode lagi pada pilpres 2019.

"Mereka tidak ingin pembenahan yang telah dilakukan pemerintah selama ini berubah karena pimpinan pemerintahan berganti. Para pengusaha ingin agar yang sudah baik selama ini dilanjutkan," tutupnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini