News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Petani dari Pamekasan Dapat Sapi drai Jokowi

Editor: Sugiyarto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Marsuto Alfianto saat bersama jokowi di acara Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (19/3/2019) kemarin.

TRIBUNNEWS.COM, PAMEKASAN - Marsuto Alfianto, salah seorang perwakilan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Pamekasan, Madura, beruntung mendapatkan Sapi Belgian Blue dari Presiden Joko Widodo.

Pemberian itu dilakukan Jokowi dalam pertemuan dengan pengurus HKTI di Istana Negara, Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia memberikan kesempatasan kepada beberapa perwakilan pengurus HKTI untuk menyampaikan masukan dan aspirasinya.

Saat itu, yang mendapat kesempatan, pewakilan warga asal Pulau Madura, Marsuto Alfianto.

Dalam kesempatan itu, Jokowi tak sungkan-sungkan menanyakan keinginan Alfian.

"Ayo silahkan apa keinginannya," kata Jokowi didepan peserta.

Alfian, sapaan akrabnya menyampaikan keinginanya.

Dia meminta Sapi Belgian Blue untuk kepentingan petani Madura, khususnya Pamekasan.

"Permohonan kami bapak Presiden, kemarin bapak Menteri menyampaikan kepada saya bahwa di Kementrian ada bibit Sapi Belgian. Sapi yang sudah ada di Kementerian itu ada 200 ekor," ucap Alfian.

Mendengar itu, Jokowi langsung menyanggahnya dengan gurau dan tawa.

"Bentar-bentar, ini kok bisa tau betul ada 200 ekor dari mana ini?," tanya Jokowi kepada Alfian sembari gelak tawa.

Menjawab pertanyaan Jokowi itu, Alfian pun menuturkan.

"Saya kemarin menyimak pernyataan bapak Menteri dan saya catat. Saya kalau ketemu Presiden, dari HKTI ini minimal Jawa Timur dapat satu dari Sapi Belgian," pinta Alfian.

"Satu. Iya oke kalau satu saya sanggupi," tegas Jokowi dalam pemberian Sapi Belgian Blue kepada perwakilan petani asal Pulau Garam.

Tak hanya itu, dalam bertani, Presiden Jokowi juga berharap para petani mulai mengubah pola pikirnya.

Dalam mengelola usaha petani, agar petani mulai berfikir situasi pascapanen. (Kuswanto Ferdian)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini