TRIBUNNEWS.COM - Pasar Tanah Abang semakin padat menjelang lebaran. Pusat grosir tekstil terbesar di Asia ini diserbu pembeli dari berbagai daerah, bahkan dari negara tetangga.
Sudah bisa ditebak, 'serangan' para pembeli ini mengakibatkan kawasan Tanah Abang semakin semrawut. Kemacetan terjadi dimana-mana. Demikian, suasana di dalam kawasan belanja ini. Ribuan manusia berdesak-desakkan berburu baju dan perlengkapan lebaran.
Nyaris semua tempat, mulai toko-toko yang tersebar di Blok A, Blok F, Metro Tanah Abang dipadati pembeli. Tidak hanya di sana, pedagang kaki lima yang menggelar dagangan di lapak-lapak seperti pasar di Jalan Jati Baru kemudian pasar Tasik yang hanya beroperasi setiap Senun dan Kamis tak luput dari serbuan pembeli.
Sebenarnya apa saja yang dicari para konsumen? Apa pula trik yang diterapkan penjual di Tanah Abang? Pembeli biasanya membanjiri pusat-pusat baju muslim, plus kerudung, sajadah, mukena, baju koko (takwa).
"Barang-barang keperluan lebaran biasanya paling laku. Asal model baru yang berbau-bau artis, langsung diserbu pembeli," kata Neneng, seorang pedagang di Blok A Tanah Abang.
Dia mencontohkan sekarang ini selain baju muslim Zaskia Adya Mecca, ada kerudung tsunami, jilbab Ketika Cinta Bertasbih (KCB).
"Nah, baju keong racun itu juga lagi laku. Banyak yang minat karena" timpal pedagang lain, sambil berteriak menjajakan barang dagangannya.
Di tangannya terlihat kemeja perempuan berwarna putih. Modelnya, lengan panjang dengan kerutan di pinggang.
Tanah Abang Padat Menjelang Lebaran
Dari Jilbab KCB sampai Baju Keong Racun
Penulis: Anita K Wardhani
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan