News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kalau Mual, Ibu Hamil Sebaiknya Menghentikan Puasa

Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Ibu hamil memang dimudahkan boleh tidak berpuasa karena alasan fisik. Namun, jika memang ingin menjalankan ibadah puasa, ibu hamil yang berpuasa, sebaiknya memperhatikan asupan makanan yang dimakan .

"Puasa bagi ibu hamilĀ  tetap wajib memakan makanan yang sehat dan seimbang, meski mengkonsumsi vitamin, boleh-boleh saja ibu. Lebih utamakan asupan makanan sehat," kata dr Ermilda dari RSI Arafah Jambi

Selama berpuasa asupan gizi dan kalori tetap dibuat sama dengan saat tidak berpuasa, yaitu gizi seimbang dengan komposisi 50 persen karbohidrat, 30 persen protein, dan 10-20 persen lemak. Hanya waktu makannya yang dipindah, yaitu saat sahur, berbuka puasa, dan waktu antara berbuka dan sahur.

Ibu hamil biasanya sering merasa mual-mual dan terkadang berlanjut dengan muntah." Jika ibu hamil merasakan keadaan ini, sebaiknya ibu menghentikan dahulu kegiatan berpuasa," saran Ermilda.

Di samping keluhan mual dan muntah, ibu hamil juga sebaiknya memutuskan puasanya apabila mengalami keluhan lain. Sebut saja mempunyai tekanan darah tinggi, kencing manis, ataupun gangguan pencernaan. Ibu hamil pun harus mengenali isyarat tubuh.

Bila merasa sangat lelah, pusing, gemetaran, mual, dan demam yang merupakan gejala berkurangnya kadar gula dalam darah (hipoglikemia), maka boleh saja membatalkan puasanya.

Klik juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini