News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2019

Mutiara Ramadan: Menangkap Pesan Nuzulul Quran

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ilustrasi alquran terbuka

Dalam tradisi hermeneutika, sebuah petunjuk akan berfungsi dengan mengandaikan beberapa syarat.

Tiga Syarat

Pertama, seseorang mesti paham apa yang dikandung oleh petunjuk itu.

Misalnya saja, ketika ke Jepang, saya tiba-tiba menjadi buta huruf lantaran dihadapkan beberapa keterangan dan petunjuk jalan dalam huruf kanji dan bahasa Jepang.

Demikian pula apa yang dikandung Alquran. Ketika seseorang tidak mampu membaca dan menangkap pesannya, petunjuk itu tidak berfungsi.

Kedua, ibarat petunjuk jalan, kalau seseorang paham tetapi tidak mau menaati atau dihadapkan pada situasi yang menghalangi, lagi-lagi petunjuk itu tidak mengantarkan seseorang pada sasaran.

Ketiga, ibarat resep dokter, kalau seseorang tidak berdisiplin mengikuti petunjuknya agar memakan obat serta menjaga gaya hidup sehat, sulit baginya untuk hidup sehat.

Bahwa membacanya berpahala, memang itu dibenarkan oleh Rasulullah.

Bahwa peringatan nuzulul Quran itu bagus, itu sudah pasti sebagai tanda cinta umat Islam pada kitab sucinya.

Agar Alquran mencapai sasarannya dan nuzul atau turun pada bumi manusia dan berfungsi membawa rahmat bagi kehidupan manusia, tidak saja bagi umat Islam, syarat pertama seseorang haruslah menyucikan hatinya (clean heart).

Bagi orang yang hatinya tidak bersih, Alquran sulit untuk masuk. Demikianlah bunyi sebuah satu ayat Alquran.

Syarat kedua, bila tanpa pikiran kritis dan selalu ingin berdialog secara cerdas dengan Alquran, Alquran seakan bisu, tidak banyak berbicara pada kita.

Sebuah teks akan berbicara dan mengajari kita kalau kita senang bertanya, berdialog dan menangkap kandungannya.

Syarat ketiga, setelah menggunakan heart dan head secara benar dan optimal, selanjutnya seorang muslim haruslah mengimplementasikan dalam karya dan tindakan nyata.

Semasa Rasulullah, masyarakat Arab padang pasir dikenal jahiliah dan senang berperang.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini