TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mudik menjadi tradisi tahunan menjelang Lebaran orang Indonesia.
Demi bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama sanak saudara di kampung, seseorang rela menghabiskan uang menempuh perjalanan jauh saat puasa.
Ada yang naik transportasi umum darat, laut dan udara bahkan ada juga yang membawa kendaran sendiri baik itu kendaraan roda empat maupun roda dua.
Agar bisa lancar dalam perjalanan, selain memperhatikan kondisi kendaraan pribadi, kondisi fisik seorang pemudik pun harus memerhatikan kondisi fisiknya.
Jangan sampai ketika dalam perjalanan, gangguan kesehatan justru menghambat kita untuk segera sampai di kampung halaman.
Nah, bagi kalian yang baru akan mudik, ada sedikit tips mudik sehat di era digital agar tetap bugar selama di perjalanan.
Tips ini kami rangkum berdasarkan keterangan resmi akademisi dan praktisi klinis bernama dr. Ari Fahrial Syam Sp.PD yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam di salah satu rumah sakit di Jakarta.
1. Istirahat cukup
"Istrirahat yang cukup sebelum berangkat menjadi hal yang penting terutama bagi pemudik yang menggunakan jalan darat mengingat waktu sampai ketempat tujuan tidak bisa diprediksi," ujar dr. Ari Fahrial Syam
2. Mengemudi bergantian
Bagi pemudik yang memang kebetulan membawa kendaraan sendiri, sebaiknya ada beberapa anggota keluarga yang siap membawa kendaraan secara bergantian.
Hal ini disarankan agar pengemudi tidak terlalu lelah selama di jalan dan mendapatkan waktu istirahat saat mengemudi.
3. Manfaatkan tempat istirahat
Istirahat dibutuhkan selama mudik harus. Hal ini ditempuh agar pemudik dapat meregangkan ototnya dengan gerakan relaksasi khususnya kaki, tangan dan leher.
4. Buang air kecil
Manfaatkan juga tempat istirahat untuk bisa buang air kecil agar jangan sampai menahan kencing yang akan berakibat pada infeksi saluran kencing.
5. Perjaanan sehabis berbuka
Bagi para pemudik yang tetap ingin melakukan ibadah puasa diusahakan agar perjalanan mudik pada saat sehabis buka.
Nah hal ini sangat disarankan bagi kamu yang ingin ibadah puasa tetap lancar saat mudik, karena dikhawatirkan saat kelelahan di siang hari akhirnya malah membatalkan puasa.
6. Waspada beli makan minum sembarangan
Jangan membeli makanan dan minuman di pinggir jalan mengingat kualitas makanan dan minuman yang belum tentu terjaga dengan baik karena selalu terpapar dengan panas. Terutama untuk makanan dan minuman rumahan (hand made).
7. Jangan lupa makanan kering
Bagi para pemudik yang akan membawa makanan untuk bekal selama perjalanan usahakan membawa makanan kering.
"Jika tetap juga ingin membawa bekal makanan selama perjalanan harus diperhatikan bahwa makanan basah atau nasi dan lauk-pauk yang dibawa tidak dikonsumsi kurang dari 6-8 jam setelah pembuatan," tambah dokter Ari.
8. Pastinya penting bawa obat-obatan
Jangan lupa membawa obat-obatan sederhana antara lain obat anti diare, obat sakit kepala, obat anti alergi, obat anti mual-muntah khususnya untuk mencegah mabuk perjalanan serta obat sakit maag.
9. Obat-obatan penderita penyakit kronis jangan tertinggal
Jangan lupa juga untuk membawa obat-obatan yang rutin dikonsumsi untuk penderita penyakit kronis misal penderita kencing manis, hipertensi, penderita asma, kolesterol tinggi dan asam urat.
10. Mudik malam waktu tepat
waktu mudik pada malam hari merupakan pilihan yang tepat mengingat suhu udara yang lebih dingin dan perjalanan yang lebih lenggang sehingga bisa meminimalisir rasa lelah yang berlebihan dibanding pada siang hari.
11. Jangan bawa barang berlebih
Hindari membawa barang bawaan berlebihan. Lebih baik barang bawaan khususnya oleh-oleh dipaketkan terlebih dahulu sehingga perjalanan menjadi nyaman.
12. Siapkan aplikasi penunjuk arah
Selama perjalanan, fasilitas dari google map atau waze bisa menjadi petunjuk mencari jalan alternatif untuk menghindari kemacetan yang berat.
Hal ini sangat disarankan agar pemudik mendapatkan solusi arah yang lebih mudih sehingga tidak terlalu lama memakan waktu di jalan.
13. Penuhi daya ponsel
Semua baterai gawai (gadget) sudah terisi penuh, jangan lupa membawa power bank dan kabel USB penghubung untuk mengisi battery gadget dari kendaraan kita.
"Gagdet jua bisa digunakan sebagai media informasi info jalan dan mengisi kejenuhan atau stress dalam melawan kemacetan," tutup dokter Ari.
Semoga tips diatas bisa bermanfaat ya untuk para Tribuners yang sedang bersiap mudik untuk bertemu keluarga tercinta, semoga selamat sampai tujuan.
(TribunJakarta.com akan/Anisa Kurniasih)
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Ingin Mudik Tetap Bugar? Yuk Intip Tips Mudik Sehat di Era Digital,
Baca tanpa iklan