News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2025

Jadwal Imsak Surabaya Hari Ini, Selasa 18 Maret 2025/18 Ramadhan 1446 H, Imsak Pukul 04.09 WIB

Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Febri Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

JADWAL IMSAKIYAH SURABAYA - Grafis jadwal imsakiyah puasa Ramadhan 2025 untuk Kota Surabaya ini dibuat melalui Canva pada Kamis (13/2/2025). Inilah jadwal imsak di wilayah Surabaya hari ini, Selasa 18 Maret 2025 atau 18 Ramadhan 1446 H.

TRIBUNNEWS.COM - Jadwal imsak di wilayah Surabaya hari ini, Selasa 18 Maret 2025 atau 18 Ramadhan 1446 H, dapat disimak di sini.

Bila melihat jadwal imsak Surabaya hari ini, waktu imsak terjadi pada pukul 04.09 WIB.

Imsak secara bahasa mengandung beberapa arti seperti menahan atau batas waktu memulai puasa.

Dikutip dari laman Kemenag, akan tetapi para ulama sepakat bawa batas waktu memulai puasa tepat pada saat terbitnya fajar shadiq atau subuh.

Sementara itu, adzan subuh di Surabaya akan berkumandang pada pukul 04.19 WIB.

Berikut jadwal imsak di Surabaya hari ini, Selasa 18 Maret 2025 atau 18 Ramadhan 1446 H.

18 Ramadan 1446 H

IMSAK: 04:09
SUBUH: 04:19
TERBIT: 05:30
DUHA: 05:57
ZUHUR: 11:41
ASAR: 14:51
MAGRIB: 17:44
ISYA': 18:53

Niat Puasa Ramadhan

Berikut bacaan niat puasa Ramadhan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Baca juga: Suami Istri Belum Mandi Junub hingga Imsak Tiba, Apakah Bisa Lanjut Puasa Ramadhan?

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya: Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala

Sementara niat puasa untuk satu bulan penuh, sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma jami’i syahri ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta’ala.

Artinya: Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti pendapat Imam Malik, wajib karena Allah Ta’ala. (Shafira Amalia, ed: Nashih)

(Tribunnews.com/Whiesa)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini