News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2026

Tradisi Ramadan yang Tidak Boleh Dilewatkan Umi Pipik, Jika Melanggar Bikin Risau

Penulis: M Alivio Mubarak Junior
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

CUCU UMI PIPIK - Umi Pipik di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (9/3/2025)

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tradisi kumpul keluarga saat bulan Ramadan menjadi momen yang sangat dijaga oleh Pipik Dian Irawati atau Umi Pipik.

Demi menjaga kebersamaan dengan anak-anaknya, istri almarhum Ustaz Jefri Al Buchori ini rela membatasi jadwal pekerjaannya selama bulan puasa.

Ia mengaku memiliki satu aturan yang tak pernah dilanggar dari tahun ke tahun, yaitu harus sudah berada di rumah saat sore hari.

Baca juga: Ramadan Pertama Jadi Nenek, Umi Pipik Rombak Kamar Serba Pink Khusus untuk Cucu

"Kerjaan tetap ada, tapi mungkin pagi ya. Kalau sore harus balik ke rumah, biasa buka sama anak-anak," kata Umi Pipik di Hutan Kota Senayan, Jakarta, Senin (16/2/2026).

Baginya, momen berbuka puasa bersama adalah hal yang sangat penting. 

Ia mengaku selalu kepikiran jika tidak bisa menyiapkan hidangan untuk anak-anaknya.

"Dari tahun ke tahun mungkin, dari tahun ke tahun harus buka sama anak-anak," ujarnya.

"Soalnya kan pasti kepikiran ya, 'Aduh nanti anak saya makannya apa, siapa yang masakin, ntar bukanya...' udah pokoknya kalau Ramadan, sore itu udah harus di rumah, masak buat anak-anak," lanjut Umi Pipik.

Tak hanya sekadar menemani, Umi Pipik juga memastikan dirinya sendiri yang turun ke dapur untuk menyiapkan menu sahur dan berbuka.

Ia bahkan membocorkan selera makanan anak-anaknya yang ternyata menurun dari sang ayah, almarhum Uje.

"Kalau anak-anak kan memang dia sama kayak Uje, nggak bisa pedas. Jadi ya udah bikinnya yang manis-manis saja. Anak-anak saya kan simpel orangnya," ungkapnya.

Menurutnya, memasak sendiri hidangan untuk anak-anak adalah cara terbaik untuk memastikan makanan tersebut disantap hingga habis.

"Harus sesuai seleranya dia. Kalau kita masak nggak sesuai seleranya kita, kadang kagak dimakan gitu. Jadi harus tanya dulu, ini maunya apa, maunya kapan. Jadi bikin dikit-dikit tapi kemakan semua gitu," pungkasnya.

(Tribunnews.com/ M Alivio Mubarak Junior)

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini