News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2026

Keutamaan Ramadan

Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KEUTAMAAN RAMADAN - Menteri Agama  Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA,
KOLUMNIS RAMADAN
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA,
Menteri Agama

DALAM Islam bulan Ramadan disebut penghulunya bulan (sayyid al-syahr). 

Ramadan bagi umat Islam betul-betul luar biasa. Hampir semua sejarah monumental dunia Islam terjadi di dalam bulan suci ini.

Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh dengan rahmat dan difardhukan puasa di dalamnya sebagai salah satu rukun Islam.

Sebagaimana disebutkan di dalam Al-Qur’n: Hai orang- orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (Q.S. al-Baqarah/2:183).

Di antara sejarah monumental itu ialah:

1. Pertama kali turunnya ayat suci Al-Qur’an dan sekaligus menandai pelantikan Muhammad SAW sebagai Nabi.

2. Kemenangan besar pasukan Rasulullah di dalam Perang Badr yang bersejarah itu, bertepatan tanggal 17 Maret 624M/17 Ramadan tahun ke 7 H.

3. Perebutan kembali kota Makah (fathu Makkah), Ramadlan 8 H.

4. Perjanjian Tsaqif yang monumental itu, terjadi dalam bulan Ramadan 9 H.

5. Diplomasi Qadasiayah, yang membawa keuntungan besar bagi umat Islam, terjadi dalam Ramadan 15 H.

6. Penaklukan Rodesia, bulan Ramadan 53 H.

7. Perang Andalusia Spanyol, Ramadan 91 H.

8. Penaklukan kota Spanyol, Ramadan 92 H.

9. Runtuhnya Daulat Bani Umayyah yang dinilai sudah banyak korup digantikan rezim baru Bani Abbasia, Ramadan 132 H.

10. Pemisahan diri Mesir dari Dinasti Abbasia, Ramadan 253 H.

11. Pendirian Universitas Al-Azhar, Cairo-Mesir, Universitas tertua di dunia, didirikan dalam bulan Ramadan 361 H. Oleh Dinasti Fatimiyah (Syi’ah).

12. Salahuddin al-Ayyubi menghalau pasukan Salib dan merebut kota Surya, Ramadan 584 H.

13. Pasukan Salib dikalahkan di Baibars, Ramadan 675 H.

14. Beberapa negara Islam memperoleh kemerdekaan dari penjajah dalam bulan Ramadan, termasuk Negara Republik Indonesia, memproklamirkan kemerdekaannya dalam bulan Ramadlan yang bertepatan dengan 17 Agustus 1945, yang baru saja kita peringati kemerdekaannya yang ke 66.

15. Sejumlah pusat kerajaan lokal di kepulauan Nusantara menyerah kepada system pemerintahan yang bercorak Islam (Sulthan), termasuk di antaranya

Kerajaan Bone Sulawesi Selatan, kerajaan terakhir di kawasan Timur Indonesia menyerah ke pemerintahan baru bercorak yang Islam.

Kita tentu harus bersyukur dengan umur dan kesempatan yang Allah berikan kepada kita untuk bisa menjumpai bulan Ramadlan, suatu bulan yang selalu didambakan oleh orang-orang yang mendambakan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Peristiwa demi peristiwa yang menakjubkan di atas tentu bukan hanya terjadi di masa lampau tetapi juga akan terjadi pada diri kita terutama yang meyakini puasa sebagai bagian dari rahmat dan hidayah Allah SWT.

Rasulullah SAW sendiri menunjukkan banyak hikmah di balik puasa, termasuk di antaranya ialah memelihara kesehatan, sebagaimana dalam hadisnya: Shumu tashihhu (berpuasalah kalian supaya sehat). Para dokter juga melihat kebenaran pernyataan Rasulullah tersebut.

Ini membuktikan bahwa setiap perintah Tuhan pasti mempunyai hikmah positif bagi manusia. Tidak mungkin Allah SWT menurunkan suatu kewajiban di luar amban batas kemampuan hambanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini