TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Penetapan tersebut menjadi pedoman bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa serta berbagai amalan sunnah selama bulan suci Ramadhan.
Berdasarkan perhitungan kalender hijriah, malam ke-20 Ramadhan 1447 H jatuh pada Senin malam, 9 Maret 2026, atau malam menjelang tanggal 20 Ramadhan.
Pada malam tersebut, umat Islam tetap dianjurkan untuk melaksanakan sholat tarawih sebagaimana malam-malam sebelumnya.
Sholat tarawih merupakan ibadah sunnah yang dikerjakan khusus pada malam hari selama bulan Ramadhan.
Sejumlah literatur keislaman klasik menjelaskan keutamaan sholat tarawih pada setiap malam Ramadhan.
Salah satu kitab yang sering dijadikan rujukan dalam penjelasan tersebut adalah Durratun Nasihin.
Kitab tersebut memuat berbagai keterangan mengenai fadhilah sholat tarawih dari malam pertama hingga malam ke-30 Ramadhan.
Meski demikian, para ulama menjelaskan bahwa keterangan di dalam kitab tersebut tidak seluruhnya berasal dari hadits yang kuat.
Karena itu, isi penjelasan tersebut lebih tepat dipahami sebagai motivasi bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah selama bulan Ramadhan.
Adapun fadhilah sholat tarawih pada malam ke-20 Ramadhan sebagaimana disebutkan dalam kitab tersebut adalah sebagai berikut:
Malam ke-20: Orang yang melaksanakan sholat tarawih akan diberi pahala seperti pahala orang yang mati syahid dan orang-orang saleh.
Baca juga: Fadhilah Tarawih Malam 1-30 Ramadan, Ini Keutamaannya
Berikut keutamaan Shalat Tarawih malam 1 sampai dengan malam 20 yang terdapat dalam Kitab Durratun Nasihin:
Malam 1: Pada malam pertama, dosa orang mukmin (yang melakukan tarawih) akan keluar seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.
Malam 2: Pada malam kedua, orang yang sholat tarawih akan diampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya jika keduanya mukmin.
Baca tanpa iklan