News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Banjarbaru Resmikan Masjid Al Munawwarah

Editor: Toni Bramantoro
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM, BANJARBARU - Hari ini, Kamis (1/7/2010), menjadi hari penuh momen bagi warga Banjarbaru. Pasalnya masjid kebanggaan dengan nama Masjid Al Munawwarah akan diresmikan.
   
Di atas lahan seluas 3,1 hektare Masjid Agung Al Munawwarah dengan luas bangunan 50x50 meter akan diresmikan Wali Kota Banjarbaru, Rusy Resnawan. Menghadirkan ulama Al-Habib Mohammad Rizieq bin Husein Syihab atau populer dengan panggilan Habib Rizieq. Qori Internasional, H Muammar ZA pun dipastikan hadir mengumandangkan kalam Ilahi.
   
"Peresmian mulai pukul 08.30 Wita dan diisi tablig akbar. Untuk konsumsi kamis menyiapkan 25 ribu nasi kotak," ujar Ketua Panitia Pelaksana Peresmian Masjid Al Munawwarah, Radius A Hadariah.

Kepala Dinas PU Kota Banjarbaru, Jaya Kresna melalui Kabid Cipta Karya, Maryoto, mengungkapkan, Mesjid Agung Al Munawwarah biaya pembangunannya sekitar Rp 33,6 miliar lebih sejak 2002.
   
"Pada tahap pertama di 2002 realisasi biaya pembangunan baik pagu maupun nilai kontraknya Rp 790 juta, tahap kedua di 2003 Rp 1,5 miliar, tahap ketiga 2004 Rp 732 juta, tahap empat 2005 Rp 930 juta, tahap kelima 2006 Rp 5,2 miliar," ujar Maryoto.
   
Dikatakannya, tahap I-IV pengelola kegiatan dilakukan panitia pembangunan secara swakelola. Baru pada tahap kelima, ujarnya, pengelolaan kegiatan dikerjakan kontraktor pelaksana dari PT Cempaka Mulia Perkasa. Selanjutnya di tahap keenam 2007-2008 dengan biaya Rp 7,7 miliar dikerjakan PT Geasindo Teknik Prima.
   
Tahap ketujuh 2009-2010 dengan biaya Rp 9,7 miliar lelang dimenangkan PT Waskita Karya untuk mengerjakannya hingga selesai dan diresmikan. Tahap kedelapan, atau terakhir di 2010-2011 nilai kontraknya Rp 6,2 miliar dikerjakan PT Pandji Bangun Persada atau tahun jamak untuk menyelesaikan pembangunan menara, halaman, taman mesjid dan rumah kaum.
   
"Saat ini katanya, telah diratakan cuma masih terhalang pembersihan halaman dengan alat berat. Ke depan bisa kita jadikan tempat wisata seperti Mesjid Agung Al Akbar di Surabaya," katanya.
   
Sementara, untuk plaza menara luasnya 20 x 20 meter dengan ukuran bangunan menara 8 x 8 meter hinggga mengerucut ke atasnya. "Kami yakin 2011 nanti pembangunannya tuntas seluruhnya," tandasnya.

KUR

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini